Perry Warjiyo menegaskan bahwa integrasi ini akan memperluas hubungan ke sektor keuangan yang lebih dalam.
Dimana Rupiah dan Yen kini bisa saling terhubung, tidak hanya untuk memfasilitasi perdagangan dan investasi, tetapi juga memungkinkan investasi lebih luas di Indonesia melalui instrumen pendapatan tetap.
“Bayangkan saja, Rupiah dari bisnis Jepang dan masyarakat bisa digunakan secara digital. Ini bukan sekadar memudahkan transaksi, tetapi juga memperkuat kerja sama ekonomi kedua negara,” ujar Perry.
Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa peluncuran QRIS lintas negara ini adalah sebuah momen sejarah.
“Ini era baru di dunia digital,” tuturnya.***