nasional

BRI Catat Laba Rp 26,53 Triliun dan Aset Tembus Rp 2.106 Triliun Hingga Triwulan II 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 | 02:48 WIB
BRI Catat Laba Rp 26,53 Triliun dan Aset Tembus Rp 2.106 Triliun Hingga Triwulan II 2025

Sementara itu aspek kedua transformasi BRI akan berfokus pada perbaikan Core Business dan pengembangan New Growth Engine (New Core).

“BRI juga meninjau ulang model bisnis mikro serta penyempurnaan proses bisnis, peningkatan kapabilitas mantri dan memperluas layanan gadai/bullion. Di sisi lain BRI juga akan memperkuat dominasi bisnis payroll, serta meningkatkan bisnis segmen menengah dan mengakselerasi pertumbuhan segmen commercial,” tambah Hery.

“Transformasi di dua area tersebut akan didukung dengan penguatan fondasi pada sisi organisasi, distribution dan operations, transformasi pada Human Capital, serta meningkatkan enterprise risk management,” imbuh Hery.

Selain transformasi bisnis, BRI juga melakukan transformasi budaya kerja.

Baca Juga: BRI Selamatkan Lingkungan! Tanam 10 Ribu Mangrove di Muara Gembong Bekasi, Peringati Hari Mangrove Sedunia 2025

Transformasi ini diwujudkan melalui peluncuran BRILiaN Way pada 14 Juli 2025 lalu.

“Peluncuran BRILiaN Way menjadi komitmen dalam menginternalisasi budaya kerja unggul dan berorientasi kinerja di lingkungan BRI. Terdapat lima nilai utama BRILiaN Way yakni Integrity, Collaborative, Accountability, Growth Mindset, dan Customer Focus yang ditetapkan”, jelasnya.

Di samping itu, untuk menghadapi dinamika bisnis dan menjaga keberlanjutan pertumbuhan, BRI menjalankan inisiatif strategis yang diprioritaskan pada aspek penguatan retail funding dan peningkatan kualitas aset.

Transformasi yang dilakukan BRI di sisi funding structure terus menunjukkan kinerja impresif, yang tercermin dari pertumbuhan positif dalam transaksi di berbagai kanal, baik untuk segmen ritel, merchant, maupun korporasi.

“Jumlah pengguna super app BRImo meningkat 21,2% secara tahunan (YoY) menjadi 42,7 juta user, sementara volume transaksinya naik 25,5% YoY menjadi Rp3.231,7 triliun. Qlola by BRI, platform digital bagi nasabah wholesale dan korporasi, turut mencatatkan peningkatan volume transaksi sebesar 33,9% YoY menjadi Rp5.970 triliun. Di sisi lain, volume transaksi bisnis merchant BRI meningkat 27,2% YoY menjadi Rp105,5 triliun. Sedangkan volume transaksi QRIS tumbuh signifikan sebesar 142,9% YoY menjadi Rp37,2 triliun, dengan jumlah transaksi meningkat 162,5% menjadi 313,7 miliar kali,” jelas Hery.

Dengan berbagai inisiatif transformasi yang telah berjalan, kinerja keuangan BRI pada paruh pertama tahun 2025 menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dan berkelanjutan, dengan penekanan pada strategi penghimpunan dana murah (CASA) yang berhasil mendorong efisiensi biaya dana dan menopang fundamental bisnis perseroan.

Total aset BRI tumbuh 6,5% YoY, menjadi Rp2.106,4 triliun. Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI tumbuh 6,0% YoY menjadi Rp1.416,6 triliun.

Baca Juga: Kisah Inspiratif! Perjalanan Lilia Menjadikan Kurma Populer Sebagai Peluang Bisnis Kuliner Kreatif Bersama Rumah BUMN BRI Jakarta

Dari total kredit yang disalurkan tersebut, segmen UMKM mengambil porsi 80,32%.

Kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI juga menunjukkan peningkatan yang solid, didorong oleh pertumbuhan dana murah (CASA) yang terus menguat.

Halaman:

Tags

Terkini