nasional

Bukan Kali Pertama! Prabowo Subianto dan Vladimir Putin Pernah Bertemu di Kremlin Setahun Lalu, Seskab Teddy Indra Wijaya Unggah Momen Bersejarah

Sabtu, 21 Juni 2025 | 09:15 WIB
Bukan Kali Pertama! Prabowo Subianto dan Vladimir Putin Pernah Bertemu di Kremlin Setahun Lalu, Seskab Teddy Indra Wijaya Unggah Momen Bersejarah (Seskab Teddy kenang momen pertemuan dengan Putin setahun lalu. (Instagram/sekretariat.kabinet))

KLIK SAJA - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turut serta dalam delegasi yang mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungannya ke Rusia.

Melalui unggahan terbarunya, Teddy mengenang kembali pertemuan antara Prabowo dan Presiden Rusia Vladimir Putin yang terjadi setahun yang lalu.

"Berada di antara dua pemimpin besar dunia, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin," tulis Teddy pada keterangan unggahannya, Jumat, 20 Juni 2025. Ia juga membagikan foto momen pertemuan tersebut yang diambil di Istana Kremlin, Moskow, ketika Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan berstatus sebagai Presiden Terpilih Indonesia.

“Dan kini, di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, keduanya bertemu kembali sebagai kepala negara, sebuah momen penting dalam memperingati 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Federasi Rusia,” tulisnya lagi.

Baca Juga: Dari Militer ke Perdamaian: Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Pengalaman Tentara Justru Bentuk Keyakinannya pada Rekonsiliasi di SPIEF 2025!

Teddy juga mengingatkan lagi hubungan Indonesia dan Rusia sejak awal kemerdekaan Indonesia.

“Pertemuan ini juga menjadi sebuah momen untuk kembali mengingat peran historis Rusia, seperti saat membantu Indonesia dalam merebut Irian Barat pasca-kemerdekaan, hingga bagaimana Stadion Luzhniki yang berada di Kota Moskow menjadi inspirasi Presiden Soekarno saat mendirikan Stadion Utama Gelora Bung Karno pada tahun 1960,” tulisnya.

Teddy kemudian menambahkan sedikit sejarah pembangunan kompleks Senayan yang saat ini digunakan sebagai kompleks kegiatan olahraga.

“Dan mendapat dukungan dari pemerintah Uni Soviet saat itu yang diwujudkan dengan mengirim tim arsitek dan perancang asal Moskow, Technoexport, ke Jakarta, serta menggelontorkan dana pinjaman lunak untuk membangun kompleks olahraga Senayan saat itu,” tambahnya.

Baca Juga: Resmi! Presiden Prabowo Nyatakan Empat Pulau Sengketa Masuk Wilayah Aceh

Menurutnya, dengan mengingat lagi sejarah lama, adalah bentuk dari penghargaan yang dilakukan oleh negara.

“Mengapa sejarah ini penting untuk ditengok kembali? Karena bangsa yang besar, adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah,” tegasnya.

“Ke depannya, semoga kemitraan Indonesia dan Federasi Rusia terus tumbuh, menguat, dan membawa manfaat nyata bagi rakyat kedua bangsa,” pungkas Teddy.***

Tags

Terkini