“Jika luas tanam menyusut, produksi bisa tidak mencukupi kebutuhan bulanan yang berkisar antara 2,5 sampai 2,6 juta ton,” jelasnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa dengan kolaborasi lintas sektor dan perencanaan matang, Indonesia mampu menciptakan stabilitas pangan yang berdampak langsung pada pengendalian inflasi.
Hal ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan ketahanan pangan yang semakin solid di tengah tantangan global.***