nasional

Jumlah Korban 2 Orang, Dokter Kandungan yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Garut Ditangkap Polisi

Rabu, 16 April 2025 | 10:58 WIB
Jumlah Korban 2 Orang, Dokter Kandungan yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Garut Ditangkap Polisi (Korban dokter kandungan di Garut ungkap pernah diancam batal operasi. (Instagram/ppdsgramm - instaga)

KLIK SAJABanyak yang membahas tentang kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang dokter kandungan di Garut.

Pada malam Senin, 14 April 2025, sebuah video rekaman CCTV yang menunjukkan tindakan tidak senonoh dokter kandungan terhadap pasiennya menjadi viral.

Dalam rekaman tersebut, terlihat dokter sedang melakukan pemeriksaan USG pada seorang pasien wanita.

Namun, perhatian utama terfokus pada tangan kirinya yang masuk dan meraba area dada pasien tersebut.

Dari update terbaru kepolisian, saat ini dokter dengan inisial MSF atau I tersebut telah diamankan oleh pihak berwajib.

Baca Juga: Korban Speak Up, Dokter Kandungan di Garut yang Diduga Lakukan Pelecehan Saat USG Ternyata Pernah Mengancam Bakal Batalkan Operasi Pasien

“Tadi malam kita memang mengetahui bahwa adanya viral video atau rekaman CCTV yang viral ada oknum dokter yang diduga melakukan tindak pidana,” kata Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin pada Selasa, 15 April 2025.

“Polres Garut bergerak cepat, belum ada 24 jam membenarkan kita sudah mengamankan terduga pelaku,” imbuhnya.

Joko mengungkapkan bahwa saat ini terduga pelaku berada di ruangan khusus untuk penyelidikan intensif.

Sementara itu, untuk jumlah korbannya saat ini bertambah menjadi 2 orang.

“Dokter sudah diamankan, sementara saat ini ada 2 korban,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Surawan pada Selasa, 15 April 2025.

Baca Juga: Dokter Kandungan di Garut Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Banyak Korban Diiming-imingi Periksa dan USG 4D Gratis

Sebelumnya, pihak kepolisian juga membuka posko pengaduan bagi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter tersebut.***

 

Halaman:

Tags

Terkini