nasional

Fakta Baru Pembunuhan Juwita Jurnalis Asal Banjarbaru Terungkap, Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Oleh Tersangka karena Temuan Ini

Kamis, 3 April 2025 | 22:08 WIB
Fakta Baru Pembunuhan Juwita Jurnalis Asal Banjarbaru Terungkap, Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Oleh Tersangka karena Temuan Ini (Fakta Baru Kematian Juwita, Jurnalis Asal Banjarbaru yang Dibunuh Kekasihnya, Oknum TNI AL. (instagram.com/polsek_banjarbaru))

Sepeda motor ini ditemukan di lokasi kejadian dan menjadi bagian dari barang bukti yang disita.

3. Kaca Anti Gores Ponsel

Barang bukti lain yang ditemukan adalah kaca anti gores dari ponsel Juwita. Kaca ini dijadikan sebagai alat bukti digital dan menunjukkan adanya upaya untuk menyelidiki lebih lanjut mengenai komunikasi terakhir korban sebelum kejadian.

4. Cairan Putih Diduga Sperma

Hasil autopsi menunjukkan adanya cairan putih di rahim korban yang diduga merupakan sperma.

Baca Juga: Pohon Beringin Tumbang Timpa Jamaah Salat Id di Pemalang: Dua Tewas, Belasan Luka

Temuan ini menimbulkan dugaan bahwa Juwita mungkin telah menjadi korban pemerkosaan sebelum dibunuh.

Volume cairan tersebut cukup banyak dan perlu diuji laboratorium untuk menentukan asal-usulnya.

5. Rekaman Video dan Foto

Baca Juga: Bupati Dyah Kartika Merencanakan Sholat Idul Fitri Pertama di Masjid Agung Kendal

Kuasa hukum keluarga Juwita menyebutkan bahwa ada rekaman video pendek dan beberapa foto yang menunjukkan tindakan kekerasan seksual yang dialami oleh korban sebelum kematiannya. Video tersebut direkam oleh Juwita sendiri dan menunjukkan pelaku setelah melakukan tindakan keji.

6. Tiket Pesawat atas Nama Orang Lain

Terduga pelaku juga diketahui membeli tiket pesawat dari Balikpapan menuju Banjarbaru menggunakan identitas orang lain, yang menunjukkan adanya rencana matang untuk menghindari kecurigaan setelah melakukan pembunuhan.

Dengan demikian, masyarakat dan organisasi pers terus mendesak agar proses hukum dilaksanakan secara adil dan transparan demi keadilan bagi Juwita.

Halaman:

Tags

Terkini