KLIK SAJA - Warga di Distrik Homeyo, Intan Jaya, Papua Tengah merasa gembira dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Mereka menyatakan kebahagiaan karena anak-anak mereka dapat menikmati makanan sehat dan bergizi setiap hari, termasuk protein yang sulit mereka peroleh sebelumnya.
Yames Bagau, seorang ayah dari keluarga prasejahtera di Intan Jaya, Papua Tengah, berbagi cerita tentang kehidupannya yang tidak bekerja di luar rumah tetapi mengandalkan berkebun.
Ia menjelaskan bahwa keluarganya biasanya mengandalkan hasil panen untuk memasak dan menjadi lauk sehari-hari.
Baca Juga: Prabowo Soal Pilpres 2029: Kalau Saya Kecewakan Kepercayaan Rakyat, Saya Malu Maju Lagi!
Daging ayam dan ikan adalah makanan yang sangat jarang mereka konsumsi karena keterbatasan finansial.
“Saya tidak bekerja, Bapak. Kebun saya ada. Saya menanam ubi, kenari, sayur ubi, jagung. Di sini kami biasanya makan ubi. Ayam dan ikan hanya sekali-sekali saja. Jika ada uang baru kami beli dan memasaknya,” ungkap Yames, seorang orangtua murid.
Senada, Bagus Bagubau selaku orang tua siswa SDN Inpres Pogapa Intan Jaya Papua Tengah mengatakan bahwa keluarganya terbiasa makan sayur ubi atau buncis yang mereka tanam di kebun.
"Sehari-sehari itu kerja di kebun terus babat rumput, terus bikin pagar. Makan sayur ubi dengan ada buncis makan," ujar Bagus.
Baca Juga: Prabowo: Prioritas Utama Pemerintah adalah Jaga Biaya Hidup Rakyat
Mereka pun berterima kasih kepada Prabowo karena menu yang disajikan di sana lengkap dan berharap untuk program ini bisa berkelanjutan.
"Itu senang Pak. Makan sehat. Iya anak bisa makan enak juga. Makan [bergizi] gratis sehat dan enak," ujar Bagus.
"Makanan bergizi itu saya pernah makan dengan saya punya anak dua ada ikan, kuah, buah, susu terus nasi. Itu saja setuju tadi ya kami mau itu ya nanti datang diteruskan begitu," imbuh Yames.
"Terima kasih Bapak Prabowo untuk makan [bergizi] gratisnya," sambungnya.