nasional

Selain Ridwan Kamil yang Kalah di Pilkada 2024, Ini 4 Public Figure yang Tak Mampu Lampaui Suara Lawan-lawannya

Kamis, 19 Desember 2024 | 19:05 WIB
Selain Ridwan Kamil yang Kalah di Pilkada 2024, Ini 4 Public Figure yang Tak Mampu Lampaui Suara Lawan-lawannya (Ridwan Kamil menyebut kekalahan di Pilgub DKI Jakarta 2024 bukan akhir dari segalanya, simak ulasan selengkapnya. (Instagram.com/@ridwankamil))

KLIK SAJA - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil yang berpasangan dengan Suswono, secara resmi dinyatakan kalah dalam pemilihan kepala daerah Jakarta 2024.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta telah menetapkan pasangan calon Pramono Anung dan Rano Karno sebagai pemenang Pilkada Jakarta 2024 dengan perolehan suara sebesar 50,07 persen.

Penetapan ini diumumkan oleh Ketua KPU Jakarta, Wahyu Dinata, di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, pada hari Minggu, 8 Desember 2024.

Terkait hal itu, Ridwan Kamil mengatakan menang dan kalah dalam kontestasi maupun kompetisi itu adalah hal biasa.

Baca Juga: 3 Fakta Terkini Kasus Korupsi yang Pernah Terjadi Indonesia, Terbaru Harvey Moeis Klaim Tak Nikmati Uang Korupsi Rp300 Triliun

Pria yang akrab disapa Emil itu memastikan akan tetap berkarya sebagai bentuk pengabdian sebagai seorang politikus.

"Kalau sudah berkontestasi harus siap menang, harus siap kalah dan kalah itu bukan akhir dari segalanya," ujar Emil kepada wartawan di Jakarta, pada Kamis, 19 Desember 2024.

Di sisi lain, Emil juga berharap sesuatu yang lebih baik menantinya di masa yang akan datang.

"Kadang-kadang ada yang sifatnya nanti diganti oleh hal-hal yang lebih baik," harapnya.

Ridwan Kamil: Yang Penting Demokrasi Indonesia Membaik

Dalam kesempatan yang sama, Emil menyatakan bahwa ia selalu memiliki sikap optimis terhadap berbagai isu, termasuk dalam konteks demokrasi dan politik di Indonesia.

Baca Juga: Temuan Kejati Soal Kasus Korupsi Disbud Jakarta: Kadis Dinonaktifkan hingga Dugaan Uang Korupsi Senilai Rp150 Miliar

Politikus dari Golkar ini percaya bahwa demokrasi di masa depan akan terus mengalami perkembangan dan menjadi lebih baik.

“Yang terpenting adalah Indonesia dapat maju, hidup dalam damai, dan mengalami perbaikan dalam demokrasinya,” tegasnya.

Halaman:

Tags

Terkini