Hal ini mengingat mulai meningkatnya eskalasi ketegangan di beberapa kawasan dunia, seperti di Gaza, Ukraina dan lainnya.
“Ya kita bicara masalah-masalah saya kira yang aktual, kerja sama diantara kedua negara, tukar-menukar informasi dan pandangan. Saya kira itu intinya,” ungkap Kepala Negara.
Maka dengan intensitas hubungan pertahanan yang terus berkembang, Indonesia dan Amerika Serikat diharapkan makin solid dalam mengatasi berbagai ancaman keamanan, baik di kawasan Asia-Pasifik maupun di level internasional.
Pertemuan ini sekaligus mengakhiri kunjungan kerja Presiden Prabowo selama berada di Amerika Serikat.
Selama kunjungan kerjanya di Washington DC, Presiden Prabowo bersepakat dengan Presiden Joe Biden untuk meningkatkan hubungan bilateral yang telah terjalin lama.
Pada kesempatan ini pula, beberapa perusahaan besar AS siap untuk meningkatkan investasi usahanya di Indonesia dan menyambut baik kedatangan Presiden Prabowo.
Kedatangan Presiden Prabowo ke AS juga disambut meriah oleh para Diaspora yang bekerja dan belajar di negeri Paman Sam.
Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut yaitu Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.***