JPO “Love-Hate Relationship” Kuningan Bakal Dibongkar, Pramono Anung Pilih Pertahankan JPO LRT-KAI

photo author
- Minggu, 9 Agustus 2026 | 20:06 WIB
JPO “Love-Hate Relationship” Kuningan Bakal Dibongkar, Pramono Anung Pilih Pertahankan JPO LRT-KAI (Menyoroti viralnya keluhan warga Jakarta Selatan ihwal JPO di Rasuna Said yang disindir punya konsep love-hate relationship. (Instagram.com/@jakartaview.id))
JPO “Love-Hate Relationship” Kuningan Bakal Dibongkar, Pramono Anung Pilih Pertahankan JPO LRT-KAI (Menyoroti viralnya keluhan warga Jakarta Selatan ihwal JPO di Rasuna Said yang disindir punya konsep love-hate relationship. (Instagram.com/@jakartaview.id))

“Ego pemimpinnya itu tidak dikomunikasikan secara baik, sehingga sebenarnya dua-duanya ini fungsinya sama persis,” sambung Pramono.

Karena itu, Pemprov DKI kini memilih menyederhanakan fasilitas dengan mempertahankan JPO yang dianggap lebih relevan.

JPO Lama Dibongkar, JPO Baru Dipertahankan dan Diperbaiki

Setelah melakukan pengecekan langsung, Pramono memastikan hanya salah satu dari dua JPO tersebut yang akan dibongkar.

Baca Juga: Dapur MBG Wajib Punya SLHS, 950 Dapur Diduga Tak Layak Higiene dan Sanitasi Bisa Ditutup Permanen oleh BGN

JPO lama yang merupakan milik Pemprov DKI Jakarta menjadi fasilitas yang dipilih untuk dibongkar.

Sementara itu, JPO yang lebih baru dan berkaitan dengan LRT serta KAI akan tetap dipertahankan.

Fasilitas pada JPO yang dipertahankan tersebut juga akan diperbaiki agar dapat mendukung kebutuhan pengguna transportasi umum.

Keputusan ini diambil setelah Pemprov DKI berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga, Wali Kota Jakarta Selatan, Dinas Perhubungan, serta Dinas Kominfotik.

Dengan demikian, nantinya akses penyeberangan di lokasi tersebut akan mengandalkan fasilitas JPO yang lebih baru.

JPO Baru Merupakan Bagian dari Integrasi LRT dan KAI

JPO yang akan dipertahankan merupakan fasilitas integrasi yang dibangun dalam kaitannya dengan layanan LRT Jabodebek dan KAI.

Jembatan tersebut dirancang sebagai bagian dari konektivitas antarmoda di kawasan Jalan HR Rasuna Said.

Fasilitas itu menghubungkan Stasiun LRT Jabodebek dengan halte Transjakarta yang berada dalam kawasan integrasi.

Kehadiran JPO baru membuat akses pengguna transportasi umum tidak lagi bergantung pada JPO lama.

Perubahan tersebut terjadi setelah fasilitas halte Transjakarta dipindahkan dan diintegrasikan dengan kawasan Stasiun LRT Jabodebek.

Karena fungsi integrasinya lebih baru dan strategis, JPO tersebut dipilih untuk dipertahankan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X