Kereta Petikemas Tabrak Sepeda Motor di Semarang, Satu Siswa SD Tewas dan Dua Korban Luka

photo author
- Rabu, 22 Juli 2026 | 11:49 WIB
Kereta Petikemas Tabrak Sepeda Motor di Semarang, Satu Siswa SD Tewas dan Dua Korban Luka (Ilustrasi gambar)
Kereta Petikemas Tabrak Sepeda Motor di Semarang, Satu Siswa SD Tewas dan Dua Korban Luka (Ilustrasi gambar)

KLIK SAJA - Kecelakaan antara kereta api barang dan sepeda motor terjadi di perlintasan sebidang No. 5 KM 1+5/6 petak jalan Stasiun Jerakah–Stasiun Semarang Poncol pada Senin pagi, 20 Juli 2026.

Insiden tersebut mengakibatkan satu siswa sekolah dasar (SD) meninggal dunia, sedangkan dua korban lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Untung, mengatakan terdapat tiga orang yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Seluruh korban merupakan pengendara sepeda motor yang terlibat tabrakan dengan KA 2527 KA Barang Petikemas Cargo relasi Stasiun Kampung Bandan, Jakarta menuju Stasiun Kalimas, Surabaya.

"Ada tiga korban dari pengandara sepeda motor. Yang meninggal satu (anak SD)," kata Untung.

Ia menjelaskan seluruh korban telah dievakuasi ke RSUP Kariadi Semarang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, satu korban dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

"Satu korban meninggal saat dirawat di rumah sakit. Dua masih perawatan," ujarnya.

Masinis Disebut Sudah Membunyikan Klakson Berulang

Sementara itu, Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa kereta barang tersebut sempat melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Semarang Poncol pada pukul 06.54 WIB untuk pemeriksaan sarana.

Baca Juga: Pelni Resmi Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal ke Malaysia, Tangani Pengiriman Batu Bara Internasional

Setelah dipastikan aman oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), perjalanan kembali dilanjutkan pada pukul 06.56 WIB.

"PT KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut,” kata Luqman.

Menurutnya, sebelum tabrakan terjadi, masinis telah membunyikan semboyan klakson lokomotif secara berulang sebagai peringatan kepada pengguna jalan agar menjauh dari jalur rel.

KAI kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan saat melintasi perlintasan sebidang dengan berhenti ketika sinyal berbunyi serta memastikan jalur benar-benar aman sebelum melintas.

"Keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan merupakan tanggung jawab bersama," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X