- Perhatikan Transit Singkat (Quick Transit): Pada pelabuhan kecil seperti Mayau, Jailolo, Madapolo, Lede, dan Tikong, waktu singgah kapal sangat terbatas (hanya sekitar 1 hingga 2 jam). Jika Anda berniat turun sekadar untuk membeli makanan atau menghirup udara segar, pastikan tidak menjauh dari area dermaga agar tidak tertinggal kapal.
- Manfaatkan Waktu Sandar Lama di Bitung dan Ternate: Kapal menghabiskan waktu lebih dari 24 jam saat bersandar di Bitung dan Ternate sebelum memulai pelayaran berikutnya. Bagi penumpang lanjutan, ini adalah kesempatan emas untuk menyetok kembali kebutuhan logistik pribadi atau beristirahat total di darat.
- Datang Lebih Awal untuk Keamanan Bagasi: Sangat disarankan untuk sudah berada di area pelabuhan sekurang-kurangnya 2 jam sebelum jadwal keberangkatan. Hal ini mempermudah proses penataan barang bawaan, terutama jika Anda membawa muatan komoditas khas daerah.
- Siapkan Obat-obatan dan Fisik yang Prima: Jalur laut yang menghubungkan Bitung, Mayau, dan Ternate terkenal dengan karakter ombaknya yang dinamis. Pastikan membawa obat anti-mabuk perjalanan, minyak angin, serta pakaian hangat karena embusan angin malam di dek kapal bisa sangat dingin.
- Konfirmasi Jadwal Secara Berkala: Jadwal kapal perintis dapat mengalami penyesuaian sewaktu-waktu akibat kondisi cuaca buruk atau kendala teknis di laut. Pastikan Anda selalu melakukan konfirmasi ulang ke kantor cabang PELNI setempat atau pantau terus informasi dari pihak syahbandar sebelum hari keberangkatan.
Jika artikel ini bermanfaat bagi anda, silahkan para pembaca kliksaja.id dapat mengapreasiasi kami dengan meng-klik fitur Traktir Kopi yang ada di bawah artikel ini.
Kontribusi anda sangat berarti bagi portal web kami agar berkembang menjadi media jurnalistik independen serta menjaga pemberitaan yang akurat, kredibel dan berkelanjutan.***