SMAN Unggulan MH Thamrin Resmi Jadi Sekolah Garuda, Fokus Cetak Generasi STEM Unggul dan Perluas Peluang Kuliah ke Luar Negeri

photo author
- Jumat, 10 Oktober 2025 | 10:13 WIB
SMAN Unggulan MH Thamrin Resmi Jadi Sekolah Garuda, Fokus Cetak Generasi STEM Unggul dan Perluas Peluang Kuliah ke Luar Negeri
SMAN Unggulan MH Thamrin Resmi Jadi Sekolah Garuda, Fokus Cetak Generasi STEM Unggul dan Perluas Peluang Kuliah ke Luar Negeri

KLIK SAJA - SMA Negeri Unggulan MH Thamrin di Jakarta telah resmi berubah menjadi Sekolah Garuda, bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Program unggulan ini berfokus pada pendidikan berkualitas untuk mencetak generasi muda berprestasi di bidang Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM).

Para guru di sekolah tersebut menyambut baik transformasi ini.

Mereka berharap inisiatif Sekolah Garuda dapat meratakan akses pendidikan unggulan di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Bapanas Laporkan 29,9 Ribu Ton Beras Turun Mutu, Mentan Amran Tegaskan Jangan Hanya Fokus pada Kerusakan dan Abaikan Stok Baik

Lebih lanjut, mereka secara khusus menaruh harapan agar anak-anak bertalenta dari keluarga kurang mampu (afirmasi) juga memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke kampus-kampus ternama di luar negeri.

Nur Cholis, salah satu guru di SMAN Unggulan MH Thamrin, mengungkapkan rasa antusias dan bangganya menjadi bagian dari program ini.

Menurutnya, “Dengan program ini, kami berharap anak-anak afirmasi (tidak mampu) juga memiliki kesempatan yang sama untuk berkuliah di luar negeri seperti mereka yang berasal dari keluarga mampu.”

Nur menjelaskan, ada tiga jalur pendaftaran untuk menjadi calon siswa SMAN Unggulan MH Thamrin.

Pertama, jalur prestasi, bagi siswa yang memiliki banyak penghargaan di bidang sains.

Kedua, jalur afirmasi, untuk siswa dari keluarga tidak mampu pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Baca Juga: BPJS Kesehatan Akan Ikuti Kebijakan Pemerintah Asal Ada Dasar Hukum Jelas untuk Penghapusan Tunggakan Iuran Peserta

Ketiga, jalur umum, yang terbuka bagi seluruh warga Jakarta dengan syarat nilai kumulatif tiga mata pelajaran, matematika, bahasa Inggris, dan IPA, minimal 88, serta lulus tes seleksi.

Dari penyaringan ketat itu, hanya 88 siswa yang diterima setiap angkatan, terdiri atas 44 siswa laki-laki dan 44 siswa perempuan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X