KLIK SAJA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, melontarkan teguran keras kepada jajarannya di kementerian serta Direktur Utama PLN saat rapat bersama Komisi XII DPR RI pada Rabu, 2 Juli.
Teguran ini muncul karena Bahlil tidak mendapatkan data terkini mengenai target desa yang telah teraliri listrik oleh PLN.
Menanggapi kejadian tersebut, kader muda Partai Golkar, Arief Rosyid Hasan, menilai bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang wajar dalam sebuah organisasi.
"Saya melihat itu hal yang wajar dan lumrah terjadi jika ada atasan menegur bawahan terkait kinerja," kata Arief dalam keterangannya pada Kamis, 3 Juli 2025.
Menurut Arief, sebagai pejabat publik, Menteri Bahlil memiliki tanggung jawab besar atas kinerja kementeriannya.
Oleh karena itu, teguran yang disampaikan di DPR adalah dalam konteks perbaikan demi kebaikan bersama.
"Pak Bahlil orangnya sangat detail sekali sehingga kalau ada kesalahan sekecil apapun dia pasti tahu, apalagi ini terkait dengan kesalahan data yang tidak sinkron dalam forum penting dengan DPR RI," ujarnya.
Arief yang juga Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (Ketum HMI) 2013-2015 ini menjelaskan, Bahlil adalah pejabat yang bisa dengan cepat mengakselerasi perintah Presiden Prabowo Subianto untuk segera menyelesaikan permasalahan yang ada, terutama berkaitan dengan sektor energi dan sumber daya mineral. Sehingga Arief menilai kemarahan Menteri Bahlil sangat beralasan.
“Pak Bahlil selalu hadir di tengah masyarakat dalam menyikapi persoalan secara konkret, bukan sekadar dari balik meja sehingga menurut saya sangat wajar jika Pak Bahlil geram jika tidak diberikan data yang benar. Bagaimana mau meninjau langsung ke lokasi kalau datanya saja salah,” tegas Arief.
Baca Juga: Mengenal PoliceTube, YouTube-nya Pak Polisi Berisi Informasi Visual Aktual Kepolisian
Arief pun optimistis Indonesia akan mencapai swasembada energi di tangan Menteri Bahlil sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo.
Hal itu pun bisa terwujud salah satunya dengan dukungan dari masyarakat serta bawahan di Kementerian ESDM yang bisa menyesuaikan ritme kerja Menteri Bahlil.
“Demi kesejahteraan rakyat, Pak Bahlil pasti total dalam bekerja tanpa mengenal hari libur. Beliau sangat cepat dan tepat dalam bekerja sehingga harus mendapat support system yang setara agar semua misi yang diamanatkan bisa segera tercapai,” tutup Arief.
Artikel Terkait
Viral di Medsos! Petugas Derek Dishub DKI Diduga Terlibat Pungli di Salemba, Syafrin Liputo Tegaskan Tindak Tegas Pelaku
Seskab Teddy Indra Wijaya Tinjau Progres Pembangunan Sekolah Rakyat, Komitmen Pemerintah untuk Pendidikan Merata!
Dokter Richard Lee Ungkap Pendapatnya, Bantah Keras Dugaan Jokowi Alami Stevens Johnson Syndrome Hanya dari Foto dan Video!
Abdul Kadir Karding Klarifikasi Pernyataan Kontroversialnya di Undip Semarang: Bukan 'Mengusir' WNI, Sarankan Pertimbangkan Kerja di Luar Negeri!
Cek Disini! Info 7 Bansos Cair Bulan Juli 2025, Lengkap Skema Pencairannya!