Mengenal Zohran Mamdani, Muslim Pertama Calon Wali Kota New York yang Dukung Palestina

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 25 Juni 2025 | 13:10 WIB
Zohran Mamdani (The Guardian)
Zohran Mamdani (The Guardian)

KLIK SAJA - Siapa sangka, kota metropolitan seperti New York kini berpeluang dipimpin oleh seorang Muslim.

Sosok itu adalah Zohran Mamdani, calon wali kota New York dari Partai Demokrat.

Dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat, Mamdani secara mengejutkan berhasil mengalahkan Andrew Cuomo.

Andrew Cuomo, mantan gubernur negara bagian New York, berupaya melakukan comeback politik setelah mundur dari jabatannya pada 2021 akibat skandal pelecehan seksual.

Dalam pidatonya kepada para pendukung, Cuomo menyatakan bahwa Mamdani—seorang sosialis demokrat berusia 33 tahun—telah "memenangkan" pemilihan pendahuluan. “Malam ini adalah miliknya,” ujar Cuomo.

Jika terpilih, Mamdani akan menjadi Muslim pertama, keturunan Asia Selatan pertama, milenial pertama, serta orang pertama yang berafiliasi dengan Democratic Socialists of America (DSA) yang memimpin kota terbesar di Amerika Serikat sejak 1993.

Pemilihan pendahuluan di New York, yang dikenal sebagai wilayah sangat liberal, diyakini akan menjadi penentu siapa yang akan memenangi pemilu wali kota pada November mendatang.

Kontestasi ini juga dipantau secara luas sebagai barometer arah baru bagi Partai Demokrat, yang sedang mencari strategi komunikasi yang lebih efektif pasca kekalahan di pemilu sebelumnya, ketika Partai Republik pimpinan Donald Trump merebut Gedung Putih dan menguasai kedua kamar Kongres.

Hasil sementara pada Selasa malam menunjukkan Mamdani unggul signifikan, meski belum melewati ambang batas 50% suara yang dibutuhkan untuk menang mutlak.

Sosok Milenial Progresif

Zohran Mamdani adalah sosok muda dari generasi milenial yang sebelumnya tidak banyak dikenal publik.

Ia lahir di Uganda pada 18 Oktober 1991 dan pindah ke New York City bersama keluarganya pada usia tujuh tahun.

Mamdani dikenal aktif membangun kedekatan dengan komunitas melalui kampanye multibahasa—termasuk video berbahasa Urdu yang disisipkan cuplikan film Bollywood, serta video lainnya dalam bahasa Spanyol.

Pandangan politiknya yang progresif mencakup dukungan kuat terhadap rakyat Palestina serta kritik terbuka terhadap kebijakan Israel—posisi yang membuatnya berbeda dengan sebagian besar elite Partai Demokrat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X