PPIH Kemenag Jelaskan Alasan Keterlambatan Jemaah Haji ke Mina!

photo author
- Senin, 9 Juni 2025 | 11:17 WIB
PPIH Kemenag Jelaskan Alasan Keterlambatan Jemaah Haji ke Mina! (Foto ilustrasi tenda jemaah haji yang ada di Mina. (Instagram/kemenag_ri))
PPIH Kemenag Jelaskan Alasan Keterlambatan Jemaah Haji ke Mina! (Foto ilustrasi tenda jemaah haji yang ada di Mina. (Instagram/kemenag_ri))

KLIK SAJA - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memberikan klarifikasi terkait keterlambatan pergerakan jemaah haji dari Muzdalifah menuju Mina.

Meskipun target awal adalah pukul 09.00 waktu Arab Saudi, seluruh jemaah haji Indonesia baru berhasil meninggalkan Muzdalifah pada pukul 09.40 waktu Arab Saudi, 11 Zulhijjah 1446.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, menyatakan bahwa secara umum, pemberangkatan jemaah haji dari Muzdalifah ke Mina dimulai tepat waktu, sesuai kebijakan Arab Saudi yang menetapkan keberangkatan pada 10 Zulhijjah 1446 pukul 23.35 waktu Arab Saudi.

Keterlambatan sekitar 40 menit dari target internal Kemenag ini menunjukkan tantangan logistik yang dihadapi dalam mengelola pergerakan jutaan jemaah.

Baca Juga: Info Warga Indramayu! Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Wilayah Indramayu Bulan Juni 2025

“Namun secara keseluruhan, proses evakuasi berhasil dilakukan dan Muzdalifah dinyatakan kosong dari jemaah haji Indonesia pada pukul 09.40 WAS, terlambat 40 menit dari target yang ditetapkan,” imbuhnya.

Hilman menjelaskan ada permasalahan jadwal bus yang tidak konsisten, disebabkan oleh antrean ribuan bus yang dioperasikan.

Sebab, setelah pukul 00.00 WAS, jadwal keberangkatan bus yang direncanakan terkendala di lapangan.

Selain itu, ada masalah waktu saat bus putar balik dari Mina menuju Muzdalifah.

Baca Juga: Cek Disini Warga Gresik! Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Wilayah Gresik Bulan Juni 2025

Pasalnya, dalam beberapa jam pada rentang waktu tertentu karena kepadatan lalu lintas.

Untuk menangani permasalahan tersebut, PPIH Arab Saudi menjalin komunikasi dengan Kementerian Haji Saudi untuk mempercepat pengiriman bus ke Muzdalifah.

“Sebagai penanggung jawab Petugas Penyelenggara Ibadah Haji, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan jemaah,” tutur Hilman.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X