BYD Untung, LG Rugi? Kisah Batalnya Investasi Baterai Nikel

photo author
- Selasa, 29 April 2025 | 09:51 WIB
BYD Untung, LG Rugi? Kisah Batalnya Investasi Baterai Nikel (Pengamat Ekonomi dan Analis Pasar Modal, Ferry Latuhihin (kiri) dan ilustrasi LG Energy Solution Co. (kanan). (YouTube.com/RhenaldKasali - LG Energi Solution))
BYD Untung, LG Rugi? Kisah Batalnya Investasi Baterai Nikel (Pengamat Ekonomi dan Analis Pasar Modal, Ferry Latuhihin (kiri) dan ilustrasi LG Energy Solution Co. (kanan). (YouTube.com/RhenaldKasali - LG Energi Solution))

 

KLIK SAJA - Perhatian publik tertuju pada keputusan perusahaan LG yang membatalkan partisipasinya dalam proyek baterai nikel terintegrasi di Indonesia karena kekhawatiran akan potensi kerugian.

Sebelumnya, LG telah menyatakan komitmen investasi sebesar 2 miliar dolar AS dalam proyek baterai kendaraan listrik.

Namun, masuknya produsen mobil listrik asal China, BYD, ke pasar Indonesia dengan berbagai kemudahan, di tengah situasi perang dagang di Eropa yang menghambat penjualan BYD di sana, menjadi pertimbangan bagi LG.

Menurut Ketua Dewan Pakar PAN, Dradjad Wibowo, perlakuan yang berbeda antara LG dan perusahaan asal China menjadi alasan utama pembatalan investasi ini.

Baca Juga: Menteri PPN Bappenas : MBG Lebih Penting

Pengamat Ekonomi, Ferry Latuhihin, juga menyampaikan pandangannya bahwa keputusan LG untuk menarik diri mungkin merupakan langkah yang lebih baik bagi perusahaan.

Lebih lanjut, Ferry mengingatkan Indonesia untuk tidak meremehkan indikator Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkait dengan isu ini.

 

Ferry kemudian memberi contoh terkait dampak dari perginya konsorsium LG terhadap proyek baterai nikel di RI.

"Memang benar, petani itu tidak bermain saham, harga pangan stabil, tapi sampai di mana?" sebut Ferry.

"Kalau dolar (investasi LG) itu ngacir atau pergi, bisa juga harga pangan ini goyang (terdampak)," tandasnya.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Sumber: Youtube Rhenald Kasali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X