KLIK SAJA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan pernyataan bahwa pergerakan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru 2024/2025) menunjukkan adanya penurunan angka kecelakaan.
Hal tersebut terungkap saat Kapolri melakukan peninjauan arus lalu lintas libur Nataru di KM 57, Karawang, Jawa Barat, melalui keterangan resminya, Jumat (27/12/2024).
“Kita juga melihat laporan bahwa terkait jumlah laka lantas juga mengalami penurunan yang cukup signifikan,” ungkap Kapolri.
Baca Juga: Kemenkes Siapkan Posko Kesehatan di Pelabuhan Strategis selama Libur Nataru 2024/2025
Seluruh pihak harus selalu berkoordinasi dan menjaga agar tidak semakin banyaknya kecelakaan yang terjadi, dimana puncak arus balik masih akan terjadi hingga minggu depan.
Selanjutnya Kapolri menjelaskan, dari hasil laporan, khususnya di wilayah pantauan jalur Tol Jawa Barat, memang sempat terjadi kenaikan jumlah kendaraan saat puncak arus mudik pertama.
Namun demikian, terang dia, arus lalu lintas rata-rata berjalan normal dan cenderung lebih rendah dibandingkan dengan tahun kemarin.
“Namun demikian sempat dilakukan contraflow dua kali dan juga 58 kali dilakukan one way di jalur arteri,” ungkap Kapolri.
Sementara itu, Juru Bicara Operasi Lilin 2024, Kombes Pol Syamsu Ridwan, menyampaikan arus kendaraan yang keluar dan masuk Jakarta menunjukkan dinamika yang cukup signifikan, pada Rabu (25/12/2024).
Ia merinci, volume kendararaan di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (Arah Trans Jawa), untuk yang keluar sebanyak 12.269 kendaraan, dan masuk 12.296 kendaraan.
Baca Juga: Catat! Korlantas Polri Rilis Jadwal dan Lokasi Contraflow Ruas Jalan Tol Selama Liburan Nataru
“Peningkatan volume kendaraan, terutama arus balik, menunjukkan adanya pergerakan masyarakat yang mulai kembali ke Jakarta. Kondisi ini tetap terpantau terkendali,” ungkap dalam keterangan resminya, Kamis (26/12/2024).
Selama lima hari pelaksanaan, tercatat 167 kejadian kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, korban meninggal dunia sebanyak 34 orang, luka berat 24 orang, korban luka ringan 203 orang.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Oleh karena itu, kami terus menghimbau masyarakat untuk berhati-hati di jalan,” ungkap Kombes Syamsu Ridwan.