KLIK SAJA - Lima orang tewas, termasuk seorang anak, dan lebih dari 200 orang terluka setelah sebuah mobil menabrak kerumunan di pasar Natal di kota Magdeburg, Jerman, ungkap para pejabat setempat pada Jumat (20/12).
Dilansir dari BBC banyak orang mengalami luka kritis, ungkap Reiner Haseloff, perdana menteri negara bagian Saxony-Anhalt, kepada wartawan pada hari Sabtu.
Media Jerman melaporkan 41 orang mengalami luka kritis.
Haseloff mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat bahwa tersangka yang ditangkap adalah warga negara Saudi berusia 50 tahun yang tiba di Jerman pada tahun 2006 dan pernah bekerja sebagai dokter.
Baca Juga: Mengenaskan! 35 Anak Tewas Terinjak-injak Pada Kerumunan Massal Festival Natal Nigeria
Ia mengatakan penyelidikan awal menunjukkan bahwa pelaku penyerangan itu bertindak sebagai pelaku tunggal.
Ia tidak dapat mengesampingkan kemungkinan adanya korban tewas lebih lanjut karena jumlah korban luka-luka.
Motif tersangka penyerang tidak jelas, dan ia tidak memiliki hubungan dengan ekstremisme Islam - media sosial dan unggahan daring tampaknya menunjukkan ia bersikap kritis terhadap Islam.
Rekaman dari tempat kejadian menunjukkan sejumlah kendaraan layanan darurat datang sementara orang-orang tergeletak di tanah.
Rekaman lanjutan kemudian muncul, memperlihatkan polisi bersenjata tengah menghadapi dan menangkap seorang pria yang terlihat tergeletak di tanah di dekat kendaraan yang berhenti.
Baca Juga: Aneh! Dua Pria Dituduh ‘Santet’ Presiden Zambia, Didakwa dengan Undang-Undang Sihir
Video yang belum diverifikasi di media sosial menunjukkan sebuah mobil menabrak kerumunan di pasar.
Pejabat kota mengatakan sekitar 100 polisi, petugas medis, dan pemadam kebakaran, serta 50 personel layanan penyelamatan bergegas ke tempat kejadian.
Kanselir Jerman Olaf Scholz, yang mengunjungi kota itu pada hari Sabtu (21/12), menggambarkan serangan itu sebagai "tragedi yang mengerikan" karena "begitu banyak orang terluka dan terbunuh dengan sangat brutal" di tempat yang seharusnya "menyenangkan".