Kementerian PU Gerak Cepat Atasi Bencana Banjir dan Longsor di Sukabumi

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Sabtu, 7 Desember 2024 | 14:23 WIB
Kementerian PU terjunkan alat berat untuk membuka akses jalan pada lokasi bencana di Sukabumi (Kementerian PU)
Kementerian PU terjunkan alat berat untuk membuka akses jalan pada lokasi bencana di Sukabumi (Kementerian PU)

KLIK SAJA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan upaya tanggap darurat akibat bencana longsor dan banjir yang menggenangi beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Banjir dan longsor terjadi pada Rabu (4/12) akibat curah hujan ekstrem yang menyebabkan sungai-sungai di Kabupaten Sukabumi meluap dan menggenangi daerah sekitar serta mengakibatkan akses transportasi terputus. 

Banjir ini menyebabkan terendamnya beberapa area perkampungan, jalan, fasilitas ibadah dan pendidikan serta terputusnya jembatan gantung dan menganggu aktifitas warga.

Baca Juga: Jokowi Makan Malam Bareng Presiden Prabowo di Kertanegara

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo pun menekankan komitmen Kementerian PU dalam penanganan bencana alam di Sukabumi ini.

“Kami terus memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan masyarakat terdampak. Kementerian PU akan memberikan dukungan penuh dalam menangani dampak banjir dan longsor di Sukabumi," ujar Menteri Doddy.

Kementerian PU telah melakukan langkah-langkah strategis tanggap darurat untuk mengurangi dampak bencana dan memastikan keselamatan masyarakat terdampak.

Usaha yang dilakukan di antaranya melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum di antaranya adalah mengirimkan 1 unit excavator type PC 200 untuk mendukung penanganan banjir serta menyediakan 500 lembar geobag untuk pengendalian banjir sementara. 

Kemudian Kementerian PU juga melakukan koordinasi intensif yang dilakukan dengan Dinas PSDA Provinsi Jawa Barat, BPBD Provinsi Jawa Barat, serta pihak kecamatan dan desa di lokasi terdampak untuk memastikan penanganan yang terintegrasi.

Identifikasi lanjutan juga akan dilakukan untuk memetakan kebutuhan penanganan jangka menengah, terutama di wilayah aliran sungai Cibuni, Cikaso, dan Cimandiri.

Baca Juga: Perubahan Iklim Ekstrem Perburuk Bencana Banjir di Valencia, Spanyol

Selanjutnya terkait dalam penanganan jalan terputus akibat pergerakan tanah di Kecamatan Sagaranten, Kementerian PU melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Barat telah menyediakan bantuan berupa 3 unit WC portabel, 2 unit HU, 1 unit biodigester toilet (biority) dan 1 unit tenda darurat bagi 13 KK yang mengungsi.

Kementerian PU juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Kementerian PU bersama dengan instansi terkait akan terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan proses penanganan berjalan dengan baik. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Kementerian PU

Tags

Rekomendasi

Terkini

X