KLIK SAJA - Indonesia sedang serius menambah kekuatan pertahanan lautnya, utamanya dalam mendukung alutsista TNI Angkatan laut.
Keberadaan kapal tempur pada TNI Angkatan Laut tentunya akan memperkuat pertahanan maritim Indonesia.
Mengingat sebagian besar garis perbatasan Indonesia merupakan lautan, serta terlebih lagi merupakan negara berbentuk kepulauan.
Hal inilah yang mendasari Kementerian Pertahanan Republik Indonesa membangun Kapal Cepat Rudal di galangan kapal berkelas Internasional di Turki, TAIS Shipyardas.
Baca Juga: Angkatan Laut Rusia Pastikan Latihan Bersama TNI AL Di Perairan Surabaya Nopember Nanti
Dilansir dari laman web Kemenhan, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia bersama TAIS Shipyards, galangan kapal ternama di Turki, yang menandai dimulainya pembangunan Kapal Cepat Rudal (KCR) Full Combat Mission
Kerjasama tersebut dimulai dengan acara pemotongan baja pertama pada Rabu (30/10), di CNC Workshop Sefine Shipyard, Turki.
Acara First Steel Cutting KCR-Full Combat Mission ini merupakan momen penting dalam tradisi setiap pembangunan kapal perang TNI Angkatan Laut.
Pemotongan baja pertama ini merupakan salah satu dari empat tonggak utama dalam pembuatan kapal perang, yang terdiri dari pemotongan awal baja kapal (first steel cutting) peletakan lunas kapal (keel laying), peluncuran kapal (launching), hingga penamaan kapal (ship naming).
Setelah melalui tahapan-tahapan tersebut, kapal akan melalui proses pengiriman dan uji coba operasional sebelum dilaksanakan serah terima (delivery) kapal dari galangan ke Kemhan dan selanjutnya diserahkan ke TNI AL untuk siap bertugas.
Baca Juga: Keren! TNI AL Gelar Bakti Kesehatan Untuk Warga Solomon Islands di atas KRI dr Wahidin Sudirohusodo
Acara yang berlangsung di galangan kapal TAIS ini merupakan langkah awal pembangunan fisik kapal perang KCR-Full Combat Mission yang diharapkan akan memperkuat pertahanan maritim Indonesia.
Proyek ini adalah bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk memperkuat pertahanan negara, khususnya di sektor laut, guna mendukung TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.
“Saya yakin dengan kemampuan Tais Shipyard untuk membangun KCR-Full Combat Mission ini dengan kualitas yang baik dan menyelesaikannya sesuai dengan waktu yang ditentukan,” ungkap Kabaranahan Kemhan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Khusus Kasal, Laksda TNI Retiono Kunto.