lokal

Resmikan Sistem Pemblokiran Fuelcard My Pertamina, Safrizal : Pemblokiran Subsidi Hanya Berlaku Bagi yang Tidak Bayar Pajak!

Kamis, 1 Februari 2024 | 17:05 WIB
Potret PJ Gubernur Babel Saat Meluncurkan Sistem Pemblokiran Fuelcard dan Scan QR Code Subsidi Tepat My Pertamina pada Kamis (1/2) (Source : Babel Prov)

Lokal, Klik Saja - Safrizal selaku PJ Gubernur Kepulauan Bangka Belitung resmi meluncurkan Sistem Pemblokiran Fuelcard dan Scan QR Code Subsidi Tepat My Pertamina pada Kamis (1/2) di SPBU Jalan Soekarno Hatta, Pangkalan Baru.

 

Sistem Pemblokiran Fuelcard dan Scan Code Subsidi Tepat My Pertamina merupakan salah satu inovasi pemerintah Bangka Belitung untuk mengendalikan penyaluran BBM bersubsidi. 

Safrizal selaku PJ Gubernur Babe mengatakan bahwa pemblokiran subsidi yang dimaksud ialah pencabutan subsidi bagi pengendara yang tidak membayar pajak kendaraan.

Baca Juga: Kunjungi Pasar Wonogiri, Jokowi : Harga Bahan Pokok Disini Masih Baik

"Launching pemblokiran yang dimaksud di sini harus dijelaskan supaya jangan dikira singkatnya dicabut, tidak ada lagi subsidi. Jangan salah paham ya, pengendalian solar atau bahan bakar bersubsidi yang sudah baik terus dijalankan, yang dicabut yang diberhentikan adalah kendaraan yang tidak melaksanakan kewajibannya yaitu agar membayar pajak kendaraan", kata Safrizal.

Safrizal berharap dengan diluncurkannya sistem tersebut dapat menyadarkan pengendara untuk segera membayar pajak.

Ia mengungkapkan bahwa pajak yang dibayarkan oleh pengendara bermotor sangat berguna bagi pembangunan di Babel.

Baca Juga: Serahkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah di Klaten, Jokowi : Bantuan Akan Kita Lanjutkan Tegantung APBN

"Mohon kerja samanya pemilik kendaraan bermotor agar taat membayar pajak, update kartunya, kalau nggak bisa tetap keblokir tandanya ada kewajiban Anda yang belum ditunaikan. Pajak Kendaraan Bermotor dan Pajak Bahan Bakar merupakan pendapatan pajak Provinsi Kep. Babel, yang dimanfaatkan untuk pembangunan. Kalau pendapatan kita dari kendaraan bermotor turun, pajak bahan bakar bersubsidi turun, tentu daya dukung pembangunan juga turun. Apalagi tahun ini kita banyak membutuhkan biaya Pemilu serentak yang harus kita biayai serta pembangunan-pembangunan lainnya", tambah Safrizal.

Diakhir, Ia juga menyampaikan bahwa dirinya sudah melakukan komunikasi dengan pihak pertamina untuk menambahkan kuota bbm bersubsidi untuk semua SPBU di Babel. Hal tersebut dilakukan untuk menstabilkan stok BBM yang terdapat di Babel.

"Kita tetap butuh tambahan kuota, sehingga semua SPBU memperoleh suplai bahan bakar bersubsidi yang cukup, sehingga tidak perlu gelisah dan kita perlu stok yang stabil supaya ongkos distribusi komoditi juga stabil. Kalau ongkosnya stabil dari sektor transportasi, maka harga komoditi yang diangkut juga tidak naik. Maka manfaat lain yang kita peroleh adalah inflasi stabil, jadi banyak perannya ini," tambahnya lagi.

 

Tags

Terkini