Pangkalpinang, Klik Saja — Mantan Direktur PT Timah Tbk M. Riza Pahlevi, akhirnya keluar dari ruangan pemeriksaan tim penyidik Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung (Kejati Babel).
Pemeriksaan yang dijalani oleh Riza Pahlevi berlangsung kurang lebih 10 jam.
Bahkan eks Dirut PT Timah Tbk Riza Pahlevi keluar dengan raut wajah yang kusut tampak seperti kelelahan karena lama diperiksa.
Baca Juga: Siapkan Pupuk Sebanyak 1,7 Juta Ton, Pemerintah Targetkan Produksi Padi dan Jagung Terus Meningkat
Kepada awak media yang telah menunggu pemeriksaan tersebut, Riza Pahlevi membenarkan jika dirinya diminta keterangan sebagai saksi.
Keterangan dari Riza Pahlevi sebagai saksi ini dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa pada metode Cutter Suction Dredge (CSD) dan Washing Plant (WP) pada PT Timah di wilayah Tanjung Gunung, Kabupaten Bangka Tengah, tahun anggaran 2017-2019.
Baca Juga: Serahkan 2000 Sertifikat Tanah Untuk Warga di Cilacap, Jokowi : Gunakan Sertifikat Itu Secara Bijak!
“Saya sebagai warga Indonesia yang baik, menghormati, dan memenuhi panggilan pihak Kejati Babel sebagai saksi untuk kasus washing plant,” ujar Riza Pahlevi ke awak media, Rabu 3 Januari 2024 malam.
Disinggung berapa pertanyaan yang diajukan oleh tim penyidik Kejati Bangka Belitung, Riza mengaku tidak menghitung.
Baca Juga: Jokowi Kembali Kunjungi Gudang Bulog di Cilacap Untuk Pastikan Ketersediaan Beras
“Berapa tadi ya, saya lupa,” ucapnya.
Riza Pahlevi menyebutkan jika dirinya sudah memberikan keterangan semuanya kepada para penyidik.
“Saya sudah berikan jawaban semuanya, jadi kita ikuti, dan hormati saja proses hukum yang sudah berjalan ini,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Borong Piala Dari KemenPPPA, Sekda Babel : Ini Bentuk Upaya dan Inovasi Pemda
Arus Mudik Libur Natal dan Tahun Baru di Pelabuhan Pangkalbalam Belum Tunjukkan Lonjakan Penumpang, 9 Armada Kapal Disiapkan
Pastikan Kenyamanan dan Kelancaran Mudik Natal dan Tahun Baru, Kapolda Babel Tinjau Posko Nataru di Pelabuhan Pangkalbalam
Usai Ungkap Kasus Sabu Seberat 4 Kg, Tim Gabungan Polresta Pangkalpinang Amankan 150 Botol Minum Beralkohol Kategori C
Tanpa Orang Tuanya Penemuan Bayi Kembali Terjadi di Pangkalpinang