Perubahan ini membantu menjelaskan mengapa karakter tersebut tetap dipertahankan sebagai polisi dalam musim kedua.
Jadi, konsep chaebol menjadi polisi semakin dapat diterima ketika dilihat sebagai perjalanan perkembangan karakter.
Unsur Komedi Membuat Premis yang Tidak Realistis Terasa Wajar
Salah satu alasan konsep ini tetap menyenangkan adalah karena Flex X Cop 2 tidak terlalu serius dalam memperlakukan premisnya.
Tingkah Jin Yi Soo, gaya hidup mewah, dan cara menggunakan fasilitas keluarga sering menjadi sumber humor.
Adegan seperti itu memang sulit ditemukan dalam drama polisi yang realistis.
Namun, justru ketidaklaziman tersebut menjadi bagian dari identitas serial.
Penonton tidak harus memperlakukan setiap situasi seperti dokumentasi kehidupan polisi sebenarnya.
Selama mengikuti aturan dunia cerita, konsep tersebut masih bisa terasa menghibur.
Perbedaan Jin Yi Soo dengan Detektif Lain Justru Menjadi Nilai Jual
Karakter utama yang terlalu mirip dengan detektif lain akan membuat sebuah drama sulit memiliki identitas.
Jin Yi Soo memiliki keunggulan karena latar belakangnya langsung membedakannya dari karakter polisi kebanyakan.
Ia dapat menggunakan pendekatan yang tidak biasa ketika menghadapi masalah.
Hubungannya dengan anggota tim juga menghasilkan dinamika yang berbeda karena mereka tidak selalu memiliki cara pandang yang sama.
Perbedaan tersebut membuat investigasi menjadi lebih berwarna.
Karena itu, konsep chaebol menjadi polisi justru dapat dianggap sebagai salah satu kekuatan Flex X Cop 2.