Meski ada pengakuan, mediasi gagal mencapai kesepakatan sehingga perkara berlanjut ke proses pembuktian.
Pernyataan ini menegaskan bahwa konflik bukan soal penolakan identitas, melainkan penyelesaian hak dan pengakuan hukum.
Hal ini menimbulkan spekulasi publik tentang dinamika hubungan Denada dan Ressa selama ini.
Banyak netizen yang penasaran bagaimana proses persidangan selanjutnya akan berjalan.
4. Fokus Ressa: Pengakuan, Bukan Uang
Ressa menegaskan bahwa ia tidak menuntut materi semata, melainkan pengakuan sebagai anak secara resmi.
Baca Juga: BRI Perluas Dampak Pemberdayaan Desa melalui Desa BRILiaN dan Klaster UMKM
Ia ingin membangun kembali hubungan dengan Denada dan menunjukkan bakti sebagai anak.
Ressa bahkan menyatakan ingin bersimpuh di kaki Denada sebagai simbol pengakuan dan penghormatan.
Pandangan ini membagi publik antara yang mendukung perjuangan Ressa dan yang berpandangan masalah keluarga sebaiknya diselesaikan tanpa gugatan hukum besar.
Fokus Ressa pada pengakuan kekeluargaan menunjukkan sisi humanis dari kasus ini.
Netizen juga ramai mendiskusikan aspek psikologis dan emosional dalam hubungan ibu‑anak.
Baca Juga: Link Nonton Netflix No Tail to Tell Episode 5: Prediksi Cerita, Emosi dan Konsekuensi
Kasus ini menjadi contoh kompleksitas isu keluarga selebriti di ranah hukum dan publik.
5. Mediasi Gagal dan Babak Baru Persidangan