entertainment

Review Film Destruction of Opium at Humen (2021), Ketika Tiongkok Memberantas Perdagangan Candu di Jaman Dinasti Qing

Senin, 19 Januari 2026 | 12:18 WIB
Destruction of Opium in Humen (imdb)

Dari sisi penceritaan, film ini berhasil membangun emosi penonton melalui gambaran penderitaan sosial yang realistis dan cukup menyentuh berdasarkan kisah nyata di abad 19.

Alur ceritanya mengalir dengan ritme yang stabil, memadukan konflik politik, aksi penindakan, serta drama kemanusiaan tanpa terasa berlebihan.

Akting para pemain tampil solid, terutama dalam mengekspresikan keputusasaan, kemarahan, dan tekad untuk melawan kejahatan yang telah mengakar.

Secara visual, Destruction of Opium at Humen mampu menghadirkan atmosfer akhir Dinasti Qing dengan baik.

Tata kostum, properti, serta latar kota pelabuhan Guangzhou terasa autentik dan mendukung nuansa sejarah yang kelam.

Sutradara Zhe Zhang juga cukup berhasil menggambarkan kontras antara keserakahan para pedagang opium dan penderitaan rakyat kecil, sehingga pesan moral film ini tersampaikan dengan jelas.

Baca Juga: Review Film River God: Water Strange Story (2023), Kisah Seorang Polisi Ungkap Hal Mistis di Sungai Angker

Meski berlatar sejarah, film ini memiliki relevansi kuat dengan kondisi modern, terutama terkait bahaya narkotika dan dampak buruk korupsi yang melemahkan penegakan hukum.

Film ini menegaskan bahwa perubahan tidak selalu datang dari kekuasaan semata, tetapi juga dari keberanian dan solidaritas masyarakat, khususnya generasi muda.

Secara keseluruhan, Destruction of Opium at Humen merupakan film sejarah yang tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif dan reflektif.

Bagi penonton yang menyukai film bertema perjuangan, sejarah, dan pesan sosial yang kuat, film ini layak menjadi tontonan yang menggugah sekaligus membuka wawasan tentang salah satu bab penting dalam sejarah Tiongkok.***

Halaman:

Tags

Terkini