Review Film Destruction of Opium at Humen (2021), Ketika Tiongkok Memberantas Perdagangan Candu di Jaman Dinasti Qing

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 19 Januari 2026 | 12:18 WIB
Destruction of Opium in Humen (imdb)
Destruction of Opium in Humen (imdb)

KLIK SAJA - Film Destruction of Opium at Humen (2021) merupakan film sejarah-drama yang mengangkat salah satu periode paling kelam dalam sejarah Tiongkok, yakni maraknya peredaran opium pada akhir Dinasti Qing.

Disutradarai oleh Zhe Zhang, film ini menyoroti perjuangan moral dan sosial masyarakat Tiongkok dalam menghadapi kehancuran yang disebabkan oleh candu opium.

Film ini terinspirasi dari kisah nyata yang terjadi di daratan Tiongkok dari abad 19 pada masa perang Opium.

Dibintangi oleh Mo Tse, Zhang Zi Shan, Lu Yao, dan Qu Yicheng, film ini memadukan unsur sejarah, aksi, dan drama kemanusiaan.

Plot Cerita

Cerita berfokus pada sosok Lin Zexu, pejabat kekaisaran yang mendapat mandat untuk memberantas peredaran opium di Guangzhou.

Pada masa itu, opium telah menjadi racun sosial yang merusak hampir seluruh lapisan masyarakat.

Banyak warga terjerumus dalam kecanduan, keluarga-keluarga hancur, anak-anak dijual demi membeli candu, dan kematian menjadi pemandangan yang lazim, bahkan mayat korban opium ditemukan mengambang di sungai.

Ironisnya, upaya pelarangan opium tidak berjalan mulus karena adanya kolusi antara pejabat lokal yang korup dan bandit yang melindungi bisnis haram tersebut.

Guangzhou digambarkan sebagai kota yang dipenuhi restoran dan tempat hiburan yang secara terbuka menjual rokok opium.

Situasi ini membuat perjuangan Lin Zexu semakin berat, karena hukum sering kali kalah oleh uang dan kekuasaan.

Ketika jaringan pengedar terbesar yang dikenal sebagai “Shi San Hang” semakin tak tersentuh, harapan justru datang dari sekelompok pemuda berjiwa patriotik yang dengan sukarela bergabung membantu Lin Zexu.

Mereka tampil sebagai simbol perlawanan rakyat biasa yang muak dengan ketidakadilan dan penderitaan berkepanjangan.

Review

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X