entertainment

Review Film Dirty Angels (2024) Aksi Heroik Pasukan Elit Wanita Melawan Teroris di Pakistan

Jumat, 9 Januari 2026 | 17:15 WIB
Dirty Angels (berbagai sumber)

Situasi semakin rumit ketika terungkap bahwa salah satu kontak lokal mereka, Awina, adalah pengkhianat yang membocorkan pergerakan tim kepada teroris.

Setelah berhasil membebaskan Sheik Al-Shimali dari pengawalan penjara—meski kehilangan salah satu anggota tim—mereka mencoba menggunakan sandera tersebut dan uang palsu untuk bernegosiasi.

Namun, rencana itu gagal ketika pemimpin teroris menyadari tipu daya mereka, memicu serangan terakhir ke markas teroris di dalam gua.

Pada klimaks film, Jake berhasil menghadapi dan membunuh pemimpin teroris, sementara The Bomb memimpin para siswi keluar menuju tempat aman.

Baca Juga: Review Film SAS: Red Notice (2021), Aksi Seru Pasukan Khusus Gagalkan Teror Pembajakan Kereta Api London

Meski sebagian besar sandera berhasil diselamatkan dan dievakuasi dengan helikopter, misi tersebut menelan banyak korban.

Film ditutup dengan keputusan Jake dan Malik untuk kembali ke medan berbahaya demi menyelamatkan Geek, anggota tim yang tertinggal untuk menutup jalur pelarian.

Review Film

Dirty Angels menawarkan pendekatan yang segar dalam genre aksi-thriller militer dengan menempatkan tim elit perempuan sebagai ujung tombak cerita.

Film ini memadukan ketegangan operasi penyelamatan sandera dengan drama emosional dan pengorbanan di medan perang.

Penampilan Eva Green tampil kuat dan karismatik sebagai pemimpin tim yang tegas, dingin, namun tetap manusiawi.

Setiap karakter memiliki peran spesifik yang membuat dinamika tim terasa hidup, meskipun tidak semuanya digali secara mendalam.

Dari sisi aksi, film ini menyuguhkan adegan baku tembak intens, ledakan realistis, dan suasana mencekam di wilayah konflik.

Sutradara Martin Campbell—yang dikenal lewat film-film aksi ikonik—mampu menjaga tempo cerita tetap cepat tanpa kehilangan ketegangan.

Meski alurnya mengikuti formula film penyelamatan sandera yang cukup familiar, Dirty Angels tetap menarik berkat fokus pada solidaritas, keberanian, dan perspektif perempuan dalam dunia militer yang biasanya didominasi karakter pria.***

Halaman:

Tags

Terkini