entertainment

Review Film King Kong (2005), Remake Kisah Klasik Gorila Raksasa Legendaris Tampilkan Visual Efek Ciamik

Jumat, 26 Desember 2025 | 18:13 WIB
King Kong (berbagai sumber)

Pengejaran berujung tragis di puncak Empire State Building, di mana Kong akhirnya tewas setelah ditembak pesawat tempur. Film ini ditutup dengan kalimat ikonik Carl Denham:

“Bukan pesawat yang membunuhnya. Kecantikanlah yang membunuh Sang Monster.”

Review

King Kong (2005) adalah perpaduan kuat antara petualangan, drama, dan tragedi emosional. Peter Jackson berhasil menghidupkan kembali kisah klasik ini dengan skala yang megah, visual efek yang mengesankan, serta dunia Skull Island yang terasa hidup dan berbahaya.

Penampilan Naomi Watts sebagai Ann Darrow menjadi salah satu kekuatan utama film ini, terutama dalam membangun hubungan emosional yang menyentuh dengan Kong.

Baca Juga: Review Film Batman Begins (2005), Mengisahkan Ulang Awal Mula Sang Pangeran Kegelapan

Karakter Kong sendiri digambarkan bukan sekadar monster, melainkan makhluk dengan perasaan, kesepian, dan kasih sayang, sehingga membuat penonton bersimpati padanya.

Meski durasinya cukup panjang, film ini tetap terasa menarik berkat alur cerita yang emosional dan adegan aksi yang spektakuler.

King Kong bukan hanya film monster, tetapi juga kisah tragis tentang keserakahan manusia, cinta, dan pengorbanan.

Film ini layak dianggap sebagai salah satu remake terbaik yang menghormati karya aslinya sekaligus memberikan sentuhan modern yang kuat.***

Halaman:

Tags

Terkini