Review Film King Kong (2005), Remake Kisah Klasik Gorila Raksasa Legendaris Tampilkan Visual Efek Ciamik

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Jumat, 26 Desember 2025 | 18:13 WIB
King Kong (berbagai sumber)
King Kong (berbagai sumber)

KLIK SAJA - King Kong adalah film monster petualangan epik yang dirilis pada tahun 2005.

Film ini ditulis bersama, diproduseri, dan disutradarai oleh Peter Jackson. King Kong merupakan film kesembilan dalam waralaba King Kong dan menjadi remake kedua dari film klasik tahun 1933 dengan judul yang sama, setelah remake pertama pada tahun 1976.

Film ini dibintangi oleh Naomi Watts, Jack Black, dan Adrien Brody.

Berlatar tahun 1933, film ini mengisahkan seorang pembuat film ambisius dan licik yang menipu para pemain serta kru kapal sewaannya untuk melakukan perjalanan ke sebuah pulau misterius bernama Skull Island.

Di sana, mereka bertemu dengan berbagai makhluk prasejarah dan seekor gorila raksasa legendaris bernama Kong, yang kemudian ditangkap dan dibawa ke Kota New York.

Plot Cerita

Pada masa Depresi Besar, Ann Darrow, seorang pemain vaudeville New York yang kesulitan ekonomi, direkrut oleh sutradara bermasalah keuangan bernama Carl Denham untuk membintangi sebuah film.

Ann akhirnya menerima tawaran tersebut setelah mengetahui bahwa penulis skenarionya adalah Jack Driscoll, seorang dramawan yang ia kagumi.

Proses syuting dilakukan di atas kapal kargo SS Venture, yang diam-diam diarahkan Carl menuju Skull Island.

Dalam perjalanan, Ann dan Jack saling jatuh cinta. Namun, kapal mereka terdampar di Skull Island dan kru film menghadapi serangan penduduk asli serta berbagai makhluk berbahaya.

Ann diculik oleh penduduk pulau untuk dipersembahkan kepada Kong, seekor gorila raksasa.

Seiring waktu, Ann berhasil menjalin hubungan emosional dengan Kong dan menyadari sisi lembut serta kecerdasannya.

Sementara itu, Carl justru terobsesi untuk menangkap Kong demi ketenaran. Setelah perjuangan berbahaya di hutan Skull Island, Kong akhirnya ditangkap dan dibawa ke New York.

Di kota tersebut, Kong dipamerkan sebagai “Keajaiban Dunia Kedelapan”, namun situasi berubah kacau ketika ia melarikan diri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X