Semua karakter membawa luka masing-masing.
Interaksi mereka terasa dekat dengan realitas banyak keluarga.
Penonton diajak memahami, bukan menghakimi.
Di situlah film ini menghangatkan, lewat usaha kecil untuk saling memaafkan.
Sebuah pengingat bahwa keluarga adalah tempat pulang, meski tak selalu mudah.***