entertainment

Review Film 'The Ugly (2025)' Misteri Gelap yang Mengungkap Luka dan Dosa Masa Lalu

Minggu, 26 Oktober 2025 | 10:55 WIB
Review Film 'The Ugly (2025)' Misteri Gelap yang Mengungkap Luka dan Dosa Masa Lalu (IMDb)

KLIK SAJA - Film The Ugly karya sutradara asal Korea Selatan ini menghadirkan kisah kelam penuh misteri yang mampu mengguncang emosi penontonnya.

Dengan atmosfer suram dan alur yang perlahan menekan, film ini bukan hanya thriller biasa, tetapi juga potret menyakitkan tentang kehilangan, rasa bersalah, dan kebenaran yang tersembunyi.

Ceritanya berpusat pada Im Yeong Gyu (Kwon Hae Hyo), seorang pengukir prangko buta yang hidup damai bersama putranya, Dong Hwan (Park Jeong Min).

Kehidupan mereka yang sederhana berubah drastis ketika polisi menemukan tulang belulang sang istri, Jung Young Hee, yang hilang secara misterius empat dekade lalu.

Baca Juga: Review Film Lucky Stars Go Places (1986), Kisah Kriminal Konyol Penuh Komedi Khas Hongkong Era 80an

Temuan itu membuka kembali luka lama yang tak pernah sembuh.

Di saat yang sama, seorang produser dokumenter bernama Kim Su Jin (Han Ji Hyun) datang dengan tujuan membuat film tentang kasus tersebut.

Namun, niat baiknya justru menyeret mereka semua ke dalam jaring misteri yang semakin mengerikan.

Setiap adegan diisi dengan ketegangan psikologis—tak ada darah berlebihan, tapi rasa cemas terus menekan dada.

Film ini bermain pada ketidakpastian antara realitas dan ilusi, terutama dari sudut pandang Yeong Gyu yang buta, membuat penonton ikut terperangkap dalam dunia yang ia rasakan, bukan yang ia lihat.

Kwon Hae Hyo tampil luar biasa dengan ekspresi yang minimal namun emosional, memperlihatkan penderitaan batin seorang ayah yang tak pernah benar-benar sembuh dari kehilangan.

Baca Juga: Review Film Don't Say a Word (2001), Kisah Seorang Ayah Menyelamatkan Putrinya Melalui Rangkaian Misteri

Park Jeong Min pun berhasil menampilkan sosok anak yang penuh kebingungan, antara ingin melindungi ayahnya atau mencari kebenaran yang justru bisa menghancurkan segalanya.

Sinematografinya kelam, dengan warna abu-abu dominan yang menggambarkan dunia tanpa harapan.

Halaman:

Tags

Terkini