Im Yeong Gyu, pengukir prangko buta, hidup damai bersama anaknya setelah kehilangan istrinya 40 tahun lalu.
Ketika tulang belulang sang istri ditemukan, masa lalu kembali menghantui.
Seorang produser dokumenter datang untuk mengungkap kebenaran, tapi penyelidikan itu justru membuka rahasia kelam yang selama ini tersembunyi di antara mereka.
Rating: 8.7/10
Film ini mendapatkan nilai tinggi berkat naskah kuat, akting luar biasa, dan atmosfer yang mencekam secara psikologis. Namun, tempo lambat dan ending yang ambigu bisa jadi tantangan bagi penonton awam.***
Artikel Terkait
Review Film The Whirlwind of Sword and Fairy (2022), Kisah Pertempuran Dahsyat Antara Kaum Dewa dan Bangsa Iblis
Review Film Cabin Fever: Patient Zero (2014), Ketika Teror Virus Pemakan Daging Berubah Jadi Wabah Mematikan
Review Film Natural Born Killers (1994), Kisah Pasangan Kekasih Pembunuhan Berantai yang Penuh Aksi Brutal dan Absurd
Review Film Monster Trucks (2016), Ketika Truk Kesayangan Dikendalikan Gurita Misterius Baik Hati
Review Film Big Bug Disaster (2022), Ketika Serangga Raksasa Menyeramkan Menyerang Setiap Sudut KOta