KLIK SAJA - Perselisihan mengenai hak cipta antara Ari Bias, pencipta lagu terkenal “Bilang Saja,” dan penyanyi Agnez Mo akhirnya mencapai keputusan dari pengadilan. Sejak 11 September 2024, keduanya telah terlibat dalam proses hukum.
Pada hari Senin, 3 Februari 2025, akun resmi Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) mengungkapkan dukungan terhadap keputusan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.
Dalam unggahan tersebut tertulis, “Putusan Pengadilan Niaga PN Jakarta Pusat Gugatan Perkara Hak Cipta Ari Bias Vs Agnez Mo,” yang menjelaskan tentang hasil putusan pengadilan.
Dalam caption juga tertulis jika perjuangan menuntut royalti hak cipta telah dilakukan selama 1,5 tahun dan berakhir pada ketok palu pada Kamis, 30 Januari 2025.
Baca Juga: 4 Fakta Terkini Kasus Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik OI yang Dilayangkan Iwan Fals ke Polisi Sejak 2021
“Perjuangan hak cipta selama 1,5 tahun akhirnya telah diputuskan pengadilan dan memenangkan pencipta lagu. Salam AKSI!” begitu kalimat lain dalam caption unggahan tersebut.
Agnez Mo harus membayar denda Rp1,5 Miliar pada Ari Bias
Ari Bias yang diwakili oleh kuasa hukumnya, Minola Sebayang, menyatakan jika penyanyi yang kini berkarier Internasional itu harus membayar denda Rp1,5 Miliar.
Pasalnya, Agnez Mo telah menyanyikan lagu Bilang Saja tanpa izinnya di 3 konser yang berbeda pada bulan Mei 2023.
Baca Juga: Kisah Cinta Barbie Hsu dan DJ Koo yang Menikah Setelah 20 Tahun Putus, Kini Harus Dipisahkan Oleh Maut
“Menghukum tergugat membayar denda kerugian secara tunai akibat menggunakan lagu ciptaan penggugat tersebut secara komersil tanpa izin sebesar Rp1,5 Miliar kepada penggugat,” ujar Minola Sebayang dalam konferensi pers.
Rincian denda konser Agnez Mo menyanyikan lagu Bilang Saja tanpa izin Ari Bias
1. Konser pada 25 Mei 2023 di W Superclub Surabaya: Biaya sebesar Rp500.000.000.
Ahmad Dhani ikut dicuekin Agnez Mo
Ahmad Dhani memberikan pendapatnya mengenai keputusan pengadilan yang mengharuskan Agnez Mo membayar denda sebesar Rp1,5 miliar.
Ia juga menuliskan kalau dirinya tak bisa menghalangi sesama musisi dan anggota AKSI untuk menuntut keadilan hak cipta.
“Dan saya tidak bisa menghalangi anggota @aksibersatu untuk menuntut keadilan,” tulisnya.***