entertainment

Review Film Dunkirk (2017): Ansambel Epik di Pantai Prancis Arahan Christopher Nolan

Rabu, 8 Januari 2025 | 19:41 WIB
Dunkirk, film karya sutradara Christopher Nolan

KLIK SAJA - Tiga sudut pandang perang dari darat, laut, dan udara digambarkan dalam evakuasi di pantai Prancis pada perang Dunia II. Dunkirik (2017), diarahkan oleh sutradara fenomenal Christopher Nolan juga menampilkan ansambel aktor ternama, termasuk Fionn Whitehead, Tom Hardy, Kenneth Branagh, Mark Rylance, dan Harry Styles.

Dunkirk (2017) bukanlah film perang konvensional dengan adegan pertempuran yang berlebihan. Sebaliknya, Christopher Nolan menghadirkan pengalaman imersif yang intens dan menegangkan, berfokus pada perjuangan bertahan hidup dan harapan di tengah situasi yang putus asa.

Film ini menggambarkan evakuasi Dunkirk pada tahun 1940, ketika ratusan ribu tentara Sekutu terjebak di pantai Prancis dan dikepung oleh pasukan Jerman. Dunkirk diceritakan dari tiga perspektif waktu yang berbeda namun saling terkait: seminggu di darat, sehari di laut, dan satu jam di udara.

Struktur naratif ini, bersama dengan sinematografi yang memukau dan musik yang mencekam, menciptakan pengalaman yang mendalam bagi penonton. Yang membuat film ini menonjol adalah bagaimana Nolan berhasil membangun ketegangan dan emosi tanpa terlalu banyak dialog, mengandalkan visual dan suara untuk menceritakan kisah. 

Satu adegan prajurit lari dari terjangan peluru dan bom, masih menjadi scene favorit dari Nolan selama karier penyutradaraannya.

Baca Juga: Review Film 12 Years a Slave (2013): Dua Belas Tahun Pengabdian Solomon Northup

Terjebak di Dunkirk

Dunkirk membuka dengan adegan tentara Inggris yang putus asa mencoba bertahan hidup di pantai Dunkirk yang luas. Mereka terjebak, dikepung oleh musuh, dan menunggu evakuasi yang tampaknya mustahil.

Film ini mengikuti beberapa karakter dari perspektif yang berbeda, termasuk seorang prajurit muda bernama Tommy (Fionn Whitehead) yang berusaha naik ke kapal untuk kembali ke Inggris, seorang pilot RAF bernama Farrier (Tom Hardy) yang berjuang di langit, dan seorang warga sipil bernama Mr. Dawson (Mark Rylance) yang berlayar melintasi Selat Inggris dengan perahunya sendiri untuk membantu evakuasi.

Nolan menggunakan struktur naratif non-linear, khas dirinya, untuk menceritakan kisah ini. Tiga garis waktu yang berbeda—darat, laut, dan udara—berjalan secara paralel dan kemudian bertemu di klimaks film.

Pendekatan ini menciptakan rasa urgensi dan kebingungan yang mencerminkan situasi kacau di Dunkirk.

Film ini tidak berfokus pada pertempuran besar atau pahlawan individu. Sebaliknya, film ini menekankan pada pengalaman kolektif dan perjuangan untuk bertahan hidup. A

degan-adegan yang paling berkesan adalah saat-saat ketegangan yang sunyi, ketika para tentara menunggu di pantai di bawah ancaman serangan udara, atau ketika pesawat tempur berputar-putar di atas kepala mereka.

Halaman:

Tags

Terkini