Sebuah kejadian penembakan jurnalis Greta Becker terjadi di Thessaloniki, Yunani. Dalangnya adalah Victor Radek seorang mantan anggota CIA yang diklaim telah meninggal beberapa tahun yang lalu. Agent kantoran CIA (newbie) bernama Kate Bannon-lah yang mengetahui suspek-si Victor Radek ini lewat analisa tajamnya melalui beberapa gambar CCTV dan kecocokan postingan Instagram.
Bannon lalu melapor kepada atasannya O'Malley, yang langsung menyambutnya untuk dikirim langsung ke Yunani bersama seorang tukang pasang batu bata (The Bricklayer) bernama Steve Vail. Belakangan, diketahui Steve Vail yang mantan CIA ini sangat mengenal dekat Victor Radek, dan dia mengetahui rahasia-rahasia dari sang musuh utama.
Meski awalnya Vail tidak mau, ia ternyata langsung diserang segerombolan orang saat menunaikan tugas "menukang"nya, yang langsung merubah pemikirannya. Segeralah ia berangkat berdua bersama Kate ke Yunani, dengan tugas menghentikan aksi Victor Radek, yang mungkin akan memakan korban lagi.
Motif Radek melakukan kejahatannya adalah dendam kepada CIA, dan dia ingin membuka aib-aib CIA ke muka dunia.
Baca Juga: Review Film A Real Pain (2024): Perjalanan Jesse Eisenberg dan Sepupunya Mencari Makna Luka dan Tawa
After Taste
Ide cerita menjadikan dendam kepada satuan kerja (CIA, FBI, PBB, dll) sebagai latar belakang perubahan karakter sang antagonis, dan di film "The Bricklayer" ini sebenarnya memberikan sebuah ide yang fresh. Tapi entah kenapa eksekusinya kurang begitu baik, dengan misalnya ada tokoh bernama Patricio yang harus mati konyol.
Karakter utama, Steve Vail juga mengalami perubahan kemampuan bertarung. Setelah sebelumnya mampu beraksi layaknya "Jack Reacher" dengan menghabisi banyak orang di tempat umum, tiba-tiba ia menjadi cupu menghadapi musuh yang hanya segelintir.
Kate Bannon yang dibawa kemana-mana juga terlihat hanya sebagai pemanis semata.
Jika Anda menanyakan kenapa judulnya "The Bricklayer", Aaron Eckhart a.k.a Steve Vail menjelaskan dengan kalimat berikut dalam adegan film,
(Sambil membayangkan memegang sebuah batu bata) "Cuma ini yang aku bisa. Karena aku sudah tau batu bata ini akan menjadi apa nantinya. Aku tidak akan mengerjakan sesuatu yang tidak aku tahu akan jadi apa nantinya."
IMDb memberikan rating 5.4/10, menunjukkan berbagai macam penerimaan penonton pada film action ini.