entertainment

Gus Miftah Mundur Jadi Utusan Khusus Presiden, Ternyata Ini Perbedaan Panggilan ‘Gus’ dengan Ustaz hingga Kiai

Jumat, 6 Desember 2024 | 19:03 WIB
Gus Miftah Mundur Jadi Utusan Khusus Presiden, Ternyata Ini Perbedaan Panggilan ‘Gus’ dengan Ustaz hingga Kiai (Potret Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah. (Instagram.com/@gusmiftah))

Ustaz dapat disematkan kepada seseorang pada segala usia.

Di sisi lain, gelar ustaz juga tidak sembarangan diberikan kepada seseorang yang dinilai memiliki pengetahuan agama Islam.

Para tokoh yang dipanggil ustaz umumnya telah menempuh pendidikan agama Islam di pondok pesantren atau lembaga pendidikan agama Islam.

Nama-nama ustaz di Indonesia pada masa kini, yakni ustaz Adi Hidayat, Ustaz Abdul Somad, Ustaz Khalid Basalamah, dan Ustaz Felix Siauw.

Baca Juga: Sentilan Prabowo ke Gus Miftah Ini Bisa Jadi Pelajaran Bagi Pejabat Publik Untuk Menjaga Etika di Hadapan Masyarakat!

Kiai

Kiai adalah tokoh agama Islam yang dinilai lebih senior dari ustaz. Sebutan kiai ini juga hanya ada di Indonesia khususnya di Pulau Jawa.

Tokoh agama Islam yang menyandang gelar kiai umumnya dihormati karena dianggap sudah mengerti ilmu agama dan berpengalaman dalam hal pendidikan agama.

Nama-nama kiai yang terkenal di Indonesia, yakni Kiai Haji (KH) Hasyim Asyari, KH Agus Salim, dan KH Ahmad Dahlan.

Baca Juga: Bos Playstation: Game Harus Dibuat Oleh Manusia, Bukan AI

Syekh

Syekh merupakan gelar kehormatan yang ditujukan pada seorang ulama yang terhormat.

Di Indonesia, syekh digunakan oleh para tokoh agama Islam yang memiliki keturunan Arab.

Gelar syekh juga diberikan kepada mereka yang menyebarkan ajaran berdasarkan paham ahlus-sunnah wal jama'ah atau tasawuf, yakni hubungan manusia kepada Allah maupun kepada manusia.

Nama-nama tokoh syekh yang terkenal di Indonesia, ialah Syekh Nawawi Al-Bantani, Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, dan Syekh Muhammad Yasin Al-Fadani.

Halaman:

Tags

Terkini