Sentilan Prabowo ke Gus Miftah Ini Bisa Jadi Pelajaran Bagi Pejabat Publik Untuk Menjaga Etika di Hadapan Masyarakat!

photo author
- Kamis, 5 Desember 2024 | 18:33 WIB
Sentilan Prabowo ke Gus Miftah Ini Bisa Jadi Pelajaran Bagi Pejabat Publik Untuk Menjaga Etika di Hadapan Masyarakat! (Potret Utusan Khusus Presiden, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah bersama Seskab RI, Mayor Teddy Indra Wijaya. (Instagram.com/@gusmiftah))
Sentilan Prabowo ke Gus Miftah Ini Bisa Jadi Pelajaran Bagi Pejabat Publik Untuk Menjaga Etika di Hadapan Masyarakat! (Potret Utusan Khusus Presiden, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah bersama Seskab RI, Mayor Teddy Indra Wijaya. (Instagram.com/@gusmiftah))

KLIK SAJA - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mengungkapkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto memberikan teguran kepada Utusan Khusus Presiden dan pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman, yang lebih dikenal sebagai Gus Miftah, pada Rabu, 4 Desember 2024.

Teguran tersebut disampaikan oleh Prabowo berkaitan dengan komentar Gus Miftah yang dianggap menghina seorang pedagang es teh keliling saat acara pengajian ‘Magelang Bersholawat’ pada bulan November 2024.

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, Gus Miftah terlihat berkata kepada penjual es teh tersebut: “(Dagangan) Es teh kamu masih banyak tidak? Sana dijual, goblok. Jual dahulu, nanti kalau masih belum laku, sudah takdir.”

Hasan Nasbi menyebut sang presiden menegur tindakan Gus Miftah yang dinilai tak terpuji hingga viral di media sosial itu melalui Sekretaris Kabinet (Seskab) RI, Mayor Teddy Indra Wijaya.

Baca Juga: Bos Playstation: Game Harus Dibuat Oleh Manusia, Bukan AI

"Presiden sudah memberikan teguran kepada yang bersangkutan melalui Sekretaris Kabinet untuk segera meminta maaf kepada Bapak Sunhaji (pedagang es teh bakul)," ucap Hasan Nasbi dalam pernyataan kepada wartawan melalui video yang diterima di Jakarta, pada Rabu, 4 Desember 2024.

Mewakili pihak Istana, Hasan Nasbi juga menyebut olokan yang tak pantas dilontarkan oleh Gus Miftah selaku pejabat publik dapat melukai perasaan sang penjual es teh bakul yang tengah bekerja keras untuk keluarganya.

"Mungkin saja dan sangat mungkin (penjual es teh bakul) terluka perasaannya karena kejadian kemarin," tegasnya.

Teguran Prabowo ke Gus Miftah ini akhirnya membuat sang utusan khusus presiden menemui sang pedagang es teh bakul di Desa Banyusari, Kecamatan Grabag, Magelang.

Baca Juga: Ibunda Eminem Meninggal Dunia, Inspirasi Kelam Sang Rapper

Gus Miftah: Niatnya Bercanda Malah Berlebihan

Pada kesempatan yang berbeda, Gus Miftah mengunjungi rumah Sunhaji di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, pada hari Rabu, 4 Desember 2024.

Kedatangan utusan khusus presiden tersebut bertujuan untuk meminta maaf terkait pernyataan kasar yang viral terhadap penjual es teh bakul saat acara ‘Magelang Bersholawat’ pada bulan November 2024 lalu.

“Pada saat itu, niatku hanya bercanda, tetapi disalahartikan. Namun apapun itu, saya minta maaf kepada Kang Sunhaji. Niat bercanda saya ternyata berlebihan,” kata Gus Miftah dalam pertemuannya dengan Sunhaji.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Sumber: Pemberitaan Media Siber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X