KLIK SAJA - Kejadian viral beberapa waktu lalu yang melibatkan seorang tokoh agama, Gus Miftah, sempat membuat netizen geram.
Pasalnya, dalam sebuah acara ia mengolok-olok seorang bapak-bapak pedagang es teh dengan mengatakan kalimat yang cukup kasar.
Gus Miftah bertanya pada pedagang es teh apakah es teh yang ia jual masih, ketika bapak tersebut menjawab masih, tanpa diduga Gus Miftah justru menanggapinya dengan kata-kata yang tidak seharusnya diucapkan.
Baca Juga: Presiden Korsel, Yoon Suk Yeol di Ujung Tanduk Pemakzulan Akibat Blunder Darurat Militer
Ia mengatakan "masih? yo kono didol goblok!" (masih? ya sana dijual, goblok!). Kalimat tersebut sontak membuat banyak orang tertawa.
Gus Miftah kemudian melanjutkan "didolen ndisik, engko lek hurung payu.. wis.. takdir.." (dijual dulu, nanti kalau tidak laku, sudah.. takdir).
Disini mungkin konteks Gus Miftah hanya bercanda, namun hal itu membuat pedagang es teh tersebut terlihat sedih dan merasa terhina.
Baca Juga: Lowongan Kerja PT Tempopress International Delivery Penempatan Sulteng, Cek Posisi yang Dibutuhkan!
Namun bapak pedagang es tersebut hanya diam saja sementara banyak orang menertawakannya. Sungguh pemandangan yang ironis dan miris.
Dibandingkan dengan Niken Salindry dan Ustadz Abdul Somad
Kalimat yang diucapkan oleh Gus Miftah tersebut tentu saja menuai kecaman dari banyak pihak, terutama para netizen.
Mereka sangat menyayangkan ucapan seorang tokoh agama terkenal mengapa bisa sampai sekasar itu.
Baca Juga: Prediksi Athletic Bilbao vs Real Madrid, Menunggu Kylian Mbappe Tampil Oke Lagi
Apalagi ia berkata seperti itu di hadapan banyak orang dan tentu saja mempermalukan dan merendahkan martabat sang pedagang es teh tersebut.