Chris sempat terluka parah dan ditembak, namun akhirnya selamat berkat Ruth yang berhasil membunuh Miller.
Setelah pulih, Chris dan Ruth melacak sumber ancaman dan mendatangi Billy. Mereka memergoki Billy sedang meracuni susu neneknya demi menutupi pemalsuan cek.
Chris memperingatkan Billy bahwa ia telah terlalu lunak terhadap anak-anak jahat, dan menegaskan bahwa ia akan bertindak tegas jika Billy kembali menyakiti orang lain.
Kisah ditutup dengan Chris, Ruth, dan para elf membangun kembali bengkel Natal—kali ini lebih besar dan lebih kuat—dengan keyakinan baru akan masa depan.
Review
Fatman adalah film Natal yang jauh dari kata manis. Alih-alih kisah penuh kehangatan, film ini menghadirkan Santa Claus yang realistis, penuh luka batin, dan harus bertarung secara harfiah demi mempertahankan nilai kebaikan.
Baca Juga: Review Film Shark Bait (2022) Kisah Bertahan Hidup Hadapi Hiu Ganas di Tengah Lautan
Film ini menawarkan konsep unik berteman Natal, dimana Santa Claus sebagai figur manusiawi dan brutal
Belum lagi akting solid dari aktor kawakan Mel Gibson sebagai Santa yang lelah dan sinis
Film ini komplit memadukan aksi, komedi hitam, dan kritik sosial yang berani
Walau demikian, nada film yang gelap mungkin tidak cocok untuk penonton keluarga
Humor hitamnya cukup ekstrem bagi penggemar film Natal konvensional, bisa dikatakan ini adalah tontonan alternatif akhir tahun yang menarik.
Secara keseluruhan, Fatman adalah tontonan Natal alternatif yang segar dan berani.
Film ini cocok bagi penonton dewasa yang ingin melihat sisi lain dari mitos Santa Claus—lebih kasar, lebih kelam, namun tetap menyimpan pesan tentang tanggung jawab dan konsekuensi moral.