Hubungannya dengan Bao’er menjadi elemen emosional penting yang perlahan membentuk perubahan dalam dirinya.
Review
Meski The Pig King tidak secara gamblang memperlihatkan momen pasti perubahan Tianpeng menjadi Zhu Bajie, film ini memberi petunjuk bahwa pengalaman hidup di dunia fana, termasuk hubungan emosional dan konflik batin yang ia alami, berperan besar dalam transformasi tersebut.
Sosok Tianpeng yang gagah dan bermartabat perlahan berevolusi menjadi Bajie yang kelak dikenal pemalas, rakus, namun berhati baik dan setia—kontras yang justru membuat karakternya ikonik dalam Journey to the West.
Sebagai film fantasi, The Pig King menawarkan pendekatan segar terhadap cerita klasik yang telah diadaptasi berkali-kali.
Fokus pada masa lalu Zhu Bajie menjadi nilai jual utama, terutama bagi penonton yang ingin memahami karakter ini lebih dalam.
Dari sisi visual, film ini cukup memanjakan mata dengan efek CGI khas film fantasi Tiongkok, adegan pertarungan yang dinamis, serta desain makhluk mitologis yang menarik.
Meski tidak sepenuhnya sempurna, koreografi aksi dan latar dunia fantasi mampu menjaga ketertarikan penonton.
Dari segi cerita, alurnya tergolong ringan namun sarat emosi. Unsur romantis dan konflik batin Tianpeng memberikan kedalaman karakter, meskipun beberapa bagian terasa berjalan cepat dan kurang dieksplorasi lebih jauh.
The Pig King (2020) adalah tontonan yang cocok bagi penggemar kisah mitologi Tiongkok, khususnya Journey to the West.
Film ini berhasil menghadirkan interpretasi baru tentang asal-usul Zhu Bajie, memperlihatkan bahwa di balik sifat malas dan rakusnya, tersembunyi masa lalu seorang pahlawan besar.
Bagi penonton yang penasaran dengan sisi lain dari karakter Bajie dan ingin menikmati petualangan fantasi penuh aksi, The Pig King layak masuk dalam daftar tontonan Anda.***