KLIK SAJA - “To Catch a Killer” bukan tipe film yang hanya mengandalkan suara tembakan dan kejar-kejaran.
Film garapan Damián Szifron ini menawarkan sesuatu yang lebih subtil, kegelisahan.
Sejak menit pertama, suasana kota yang dingin langsung menempel di kulit penonton.
Kita dibawa masuk ke labirin psikologis seorang penjahat misterius dan tim penyidik yang tengah memburu logikanya.
Film ini terasa seperti puzzle besar, setiap adegan menuntut penonton ikut memasang kepingan demi kepingan.
Malam Tahun Baru yang Berubah Jadi Mimpi Buruk
Malam pergantian tahun seharusnya jadi momen riuh. Tapi di film ini, riuhnya berubah jadi jerit.
Sebuah serangan brutal mengguncang kota besar dan menewaskan banyak orang, membuat publik panik dan aparat kewalahan.
Pelakunya? Misterius. Gerakannya rapi. Motivasinya gelap.
Tim kepolisian kemudian membentuk unit investigasi khusus.
Tapi makin banyak bukti ditemukan, makin banyak pula teka-teki yang muncul.
Bukan sekadar kasus besar, ini seperti menghadapi otak lain yang selalu satu langkah di depan.
Artikel Terkait
Review Film Triple Threat (2019), Adu Laga Iko Uwais dan Tony Jaa Bertarung Melawan Kawanan Teroris di Asia Tenggara
Review Film The Ice Road (2021): Liam Neeson Jadi Sopir Truk Paling Gokil, Jalan Es dan Sabotase Bikin Jantung Deg-degan
Review Film 'Now You See Me: Now You Don’t' (2025): Trik, Twist, dan Aksi Spektakuler
Review Film ‘Pesugihan Sate Gagak’ (2025), Ketika Masalah Ekonomi Membawa Tiga Sahabat ke Ritual yang Tak Masuk Akal
Review Film 'If I Had Legs I’d Kick You' (2025), Membuka Mata Tentang Tekanan Ibu dan Standar Sosial