Review Film Train to Busan (2016), Aksi Melawan Zombie yang Menguras Emosi dan Penuh Ketegangan

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Sabtu, 18 Oktober 2025 | 09:54 WIB
Train to Busan (Vidio)
Train to Busan (Vidio)

KLIK SAJA - Disutradarai oleh Yeon Sang-ho dan dibintangi oleh Gong Yoo, Jung Yu-mi, serta Ma Dong-seok, Train to Busan adalah film bergenre horor-aksi yang berhasil memadukan ketegangan, emosi, dan kritik sosial dalam satu perjalanan menegangkan.

Ceritanya berpusat pada Seok-woo (Gong Yoo), seorang ayah yang sibuk dan berjarak dari putrinya, Soo-an (Kim Su-an).

Dalam perjalanan mereka menaiki kereta cepat KTX dari Seoul menuju Busan, tiba-tiba merebak wabah virus misterius yang mengubah manusia menjadi zombie ganas.

Dalam hitungan menit, kereta yang seharusnya menjadi tempat aman berubah menjadi arena perjuangan hidup dan mati.

Secara garis besar, Train to Busan adalah film zombie dengan alur yang cukup sederhana dan mudah diikuti.

Walau plotnya terbilang sedikit dapat ditebak, tempo cepat dan intensitas aksinya membuat film ini tidak pernah terasa membosankan.

Setiap menit penuh ketegangan, dengan aksi-aksi yang mendorong cerita terus maju tanpa jeda.

Adegan-adegan pertarungan dengan zombie memang kadang terasa berlebihan, namun justru itulah yang membuat film ini seru dan menghibur untuk ditonton.

Salah satu kekuatan utama film ini adalah karakterisasinya yang kuat dan manusiawi. Gong Yoo tampil memukau sebagai seorang ayah yang awalnya dingin dan egois, namun perlahan berubah ketika dihadapkan pada situasi ekstrem.

Namun, bintang sejati film ini adalah Kim Su-an yang berperan sebagai Soo-an. Aktingnya yang tulus dan emosional menghadirkan dimensi kemanusiaan yang mendalam di tengah kekacauan.

Baca Juga: Review Drama Series The Long Ballad (2021), Kisah Sejarah Epik Romansa era Dinasti Tang Sajikan Sinematografi Apik, Lengkap Link Nontonnya!

Hubungan ayah dan anak antara Seok-woo dan Soo-an menjadi inti emosional film, menghadirkan beberapa adegan paling menyentuh yang mampu membuat penonton berkaca-kaca.

Tak kalah menarik, para pemeran pendukung juga memberikan penampilan yang kuat. Ma Dong-seok tampil mengesankan sebagai sosok tangguh namun penuh empati, memberikan keseimbangan antara kekerasan dan kehangatan manusiawi.

Selain itu, cara para zombie digambarkan—gerakan cepat, spasmodik, dan grotesk—menjadi salah satu daya tarik utama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X