Meskipun premis ceritanya tentang balas dendam tergolong sederhana dan alur plot twist di akhir film cenderung mudah ditebak, hal ini tidak mengurangi kenikmatan menonton secara keseluruhan.
Kekuatan utama film terletak pada karakterisasinya yang kaya warna.
Abimana Aryasatya berhasil membawakan peran pemimpin yang karismatik, sementara Marthino Lio sebagai antagonis Antonio tampil nyentrik dan mengesankan.
Film ini berani menggunakan humor dewasa dan bahasa kasar yang dinilai cocok dengan genre dan karakternya.
Keberhasilan "The Big 4" mencapai posisi film yang paling banyak ditonton secara global di Netflix membuktikan bahwa formula laga komedi brutal ini diterima baik oleh penonton internasional.
Baca Juga: Review Film The Hidden Sword (2017), Kisah Kesetiaan Rahasia Seni Pedang yang Penuh Rintangan
Film ini direkomendasikan bagi penonton dewasa yang mencari tontonan aksi seru, berdarah, dan penuh tawa.
Rating
4.0/5.0 (Fantastis - Aksi brutal yang memuaskan dan chemistry komedi yang absurd menjadikan film ini salah satu action-comedy terbaik dari Indonesia). ***
Artikel Terkait
Bukannya Kapok, Ammar Zoni Kini Disorot Setelah Diduga Kuat Terlibat Peredaran Sabu dan Tembakau Sintetis dari Balik Jeruji Besi
Dibalik Layar 'Monkey Man': Kisah Pahlawan Action Berlatar India yang Terpaksa Syuting Utama di Indonesia Akibat Pandemi COVID-19
'The Ghost Game' Sudah Tayang di VIU, Film Horor Karya Sutradara Son Dong-wan yang Mengandalkan Suasana Sekolah Berhantu!
Review Film 'Vina: Sebelum 7 Hari' (2024), Film dengan Penuh Jumpscare dan Drama Perdebatan Publik
Review Film 'It Was Just An Accident' (2025): Kisah Thriller Moral Iran yang Melibatkan Rasa Bersalah Jafar Panahi ke Puncak Penghargaan