Review Film ‘A Man Called Hero’ (1999), Kisah Seru Pendekar Tiongkok di Kota New York

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Jumat, 8 Agustus 2025 | 04:26 WIB
A Man Called Hero (Rotten Tomatoes)
A Man Called Hero (Rotten Tomatoes)

KLIK SAJA - A Man Called Hero adalah film wuxia asal Hong Kong yang dirilis pada tahun 1999 dan disutradarai oleh Andrew Lau.

Film ini merupakan diadaptasi secara longgar dari seri manhua berjudul Chinese Hero: Tales of the Blood Sword karya seniman Hong Kong, Ma Wing-shing.

Film ini bahkan berhasil meraih penghargaan Golden Horse Award 1999 untuk Efek Visual Terbaik.

Jalan Cerita

Kisah dimulai pada awal masa Republik Tiongkok. Setelah lulus dari sebuah ujian, Hero Hua diterima sebagai murid kedua oleh seorang pendekar pedang ternama bernama Pride.

Namun sekembalinya ke rumah, Hero terkejut mendapati orang tuanya telah dibunuh oleh sekelompok orang asing karena menentang perdagangan opium.

Malam itu juga, Hero membalas dendam dengan membunuh para pembunuh orang tuanya. Ia kemudian menghabiskan malam terakhir bersama kekasihnya, Jade, sebelum melarikan diri ke Amerika untuk menghindari penangkapan.

Enam belas tahun kemudian, teman masa kecil Hero, Sheng, tiba di Kota New York bersama putra Hero yang bernama Sword Hua, tepat saat perayaan Tahun Baru Imlek.

Mereka mengunjungi China House, penginapan terbesar di Chinatown, dan menyaksikan pertunjukan barongsai yang dipimpin oleh sang pemilik.

Sekelompok preman muncul dan menuntut agar seorang biksu bernama Luohan diserahkan, yang mereka curigai bersembunyi di sana.

Setelah berhasil mengusir para preman, Luohan memperkenalkan diri dan menceritakan pertemuannya dengan Hero dalam perjalanan menuju Amerika serta perjuangan mereka sebagai buruh di Steel Bull Canyon.

Sheng dan Sword kemudian mengunjungi makam Jade. Sheng menceritakan bahwa ia dan Jade datang ke New York 16 tahun lalu untuk mencari Hero.

Setelah bertemu kembali, Hero dan Jade menikah di sana. Saat mereka mengunjungi toko tempat orang tua Sword dulu mengambil foto pernikahan, mereka menyadari sedang diikuti.

Setelah pengejaran singkat, Sword berhasil menangkap penguntit yang ternyata adalah Kate, putri dari Shadow—senior Hero.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X