Ternyata, suaminya kini menikah dengan saudari gubernur. Saat Siu-lin mencoba merebut kembali suaminya, ia diserang dan dipukul oleh mantan suaminya. Gwanbou pun datang menyelamatkan dan membawa Siu-lin kabur.
Keesokan harinya, saat Gwanbou dan Tienbou menunjukkan kemampuan kungfu mereka untuk mencari uang, wakil gubernur melihat mereka. Ia terkesan pada Tienbou dan menawarkan posisi di militer.
Tienbou menerimanya dengan antusias, sementara Gwanbou menolak, menyebabkan mereka berpisah jalan.
Beberapa waktu kemudian, tentara datang memungut pajak yang semakin tinggi akibat keserakahan gubernur.
Gwanbou bersama para pemberontak melawan dan membunuh para tentara. Salah satu tentara melarikan diri untuk memperingatkan kamp tentara, namun dibunuh oleh Tienbou sebelum sempat menyampaikan kabar.
Tienbou memperingatkan Gwanbou agar menjauhi para pemberontak, lalu memanfaatkan informasi itu untuk menjebak mereka demi kenaikan pangkat.
Gwanbou dan Siu-lin pun memimpin para pemberontak untuk menyerang kamp militer, namun mereka terjebak.
Pertempuran besar terjadi dan sebagian besar pemberontak tewas. Tienbou menangkap Miss Li dan Siu-lin.
Karena keberhasilannya, Tienbou dipromosikan menjadi Letnan Pasukan Seragam Bordir. Ia bahkan membunuh Miss Li untuk menunjukkan kesetiaannya kepada gubernur, dan menahan Siu-lin sebagai umpan untuk menjebak Gwanbou agar berkhianat.
Gwanbou muncul dan menolak ajakan Tienbou, lalu bertarung sengit hingga berhasil menyelamatkan Siu-lin.
Namun, akibat luka dan pengkhianatan sahabatnya, Gwanbou mengalami gangguan jiwa.
Dalam masa pemulihan di desa, ia mendapatkan pencerahan dan mulai menciptakan gaya bela diri baru yang terinspirasi dari alam — teknik lembut yang mampu menandingi kekuatan dan kecepatan lawan.
Saat gubernur hendak menuju Beijing, Gwanbou dan Siu-lin mencegat iring-iringan, mengalahkan saudari gubernur dan para pengawalnya, lalu membawa gubernur sebagai sandera ke kamp militer untuk menantang Tienbou.
Dengan angkuh, Tienbou menerima tantangan.
Namun ia terkejut saat menyadari Gwanbou kini menggunakan gaya baru yang disebut Tai Chi, dan mampu menandingi kekuatan Tienbou dengan mudah.