Gaya "Gun-fu" (kombinasi gunplay dan kung-fu) yang menjadi ciri khas franchise ini dieksekusi dengan sempurna, membuat setiap gerakan John Wick terlihat mematikan sekaligus artistik.
Visual film ini juga patut diacungi jempol, dengan sinematografi yang memanjakan mata, terutama saat John Wick beraksi di kota Roma yang indah namun mematikan.
Film ini berhasil memperdalam karakter John Wick, menunjukkan sisi rapuh dan lelahnya, namun juga kegigihan dan tekadnya yang tak tergoyahkan.
Kehadiran berbagai pembunuh elit dan musuh lama menambah dinamika cerita, membuat penonton terus bertanya-tanya siapa yang bisa dipercaya.
"John Wick: Chapter 2" bukan hanya sekadar film aksi, tetapi juga tontonan yang memadukan cerita yang solid dengan visual yang menawan dan adegan laga yang intens.
Film ini menegaskan bahwa julukan "Baba Yaga" itu bukan tanpa alasan, dan sekali John Wick dilibatkan, peluang untuk selamat bagi lawannya memang tipis.
Bagi penggemar action dan thriller yang penuh gaya, Chapter 2 adalah tontonan wajib.
Rating: 8/10 (Sangat Bagus).***
Artikel Terkait
Review Film 'GJLS: Ibuku Ibu Ibu' (2025), Misi Tiga Kakak Beradik Menggagalkan Pernikahan Ayah
Review Film 'A Silent Voice' (2016), Kisah Menyentuh Hati Tentang Bullying, Penebusan Dosa, dan Perjuangan Meraih Pengampunan
Review Film 'My Sister's Keeper' (2009): Seorang Anak Berani Melawan Orang Tuanya untuk Selamatkan Diri Sendiri dari Beban Kakak yang Sakit
Review Film "Nobody Knows" (2004), Kisah Nyata Penelantaran Anak yang Menyayat Hati dan Penuh Ketabahan
Panji Petualang Ungkap Kisah Perjalanan Sembuh dari Diabetes: Kadar Gula Sempat 500 Kini Normal, Netizen Kagum Perubahan Drastisnya