Review Film 'Suzzanna: Malam Jumat Kliwon' (2023), Malam Teror di Rumah Suzanna

photo author
- Rabu, 7 Mei 2025 | 01:24 WIB
Review Film 'Suzzanna: Malam Jumat Kliwon' (2023), Malam Teror di Rumah Suzanna (Poster Film Malam Jumat Kliwon / Soraya Intercine Films)
Review Film 'Suzzanna: Malam Jumat Kliwon' (2023), Malam Teror di Rumah Suzanna (Poster Film Malam Jumat Kliwon / Soraya Intercine Films)

KLIK SAJA - "Suzzanna: Malam Jumat Kliwon" (2023) mengikuti kisah Ayu Sutrisna, seorang penulis novel misteri yang tengah mencari ide segar untuk karyanya.

Dalam upayanya menemukan inspirasi, Ayu memutuskan untuk tinggal di sebuah rumah kosong yang menyimpan aura kelam dan misteri yang mendalam.

Tanpa disadarinya, rumah tersebut menyimpan rahasia mengerikan dan menjadi tempat bersemayam sosok Sundel Bolong yang kehadirannya mulai meneror dan mengancam nyawa Ayu.

Rasa penasaran Ayu terhadap kejadian-kejadian aneh di sekitarnya mendorongnya untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga: Review Film 'Operation Fortune: Ruse de guerre' (2023), Aksi Penuh Gaya dan Misi Tingkat Tinggi yang Mendebarkan

Dalam prosesnya, ia menemukan sebuah buku harian tua yang ternyata milik seorang wanita bernama Suzanna.

Isi buku harian tersebut mengungkap kisah tragis dan mengerikan yang menjadi sumber dari teror yang kini menghantuinya. Ayu pun terjebak dalam pusaran misteri dan harus berhadapan dengan kekuatan gaib yang mengancam keselamatan dirinya.

Review

Film "Suzzanna: Malam Jumat Kliwon" (2023) hadir sebagai upaya untuk menghidupkan kembali ikon horor Indonesia, Suzzanna, dengan sentuhan yang lebih segar.

Luna Maya berhasil memerankan karakter Ayu dengan baik, menampilkan rasa penasaran dan ketakutan yang dialami tokoh tersebut.

Atmosfer mencekam berhasil dibangun melalui sinematografi yang gelap dan tata suara yang efektif, menciptakan pengalaman menonton yang menegangkan.

Baca Juga: Review Film 'A Man Called Otto' (2023), Kisah Menyentuh Hati tentang Kehilangan, Persahabatan, dan Harapan yang Tak Terduga

Meskipun demikian, alur cerita terasa sedikit lambat di beberapa bagian awal, sebelum akhirnya intensitas kengerian meningkat.

Penggunaan elemen-elemen klasik horor Indonesia dipadukan dengan pendekatan modern, mencoba menjangkau penonton dari berbagai generasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Sumber: IMDb

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X