KLIK SAJA – Alkisah sepasang pasutri menjual jamu kesuburan, tapi justru belum juga dikaruniai anak? Premis unik ini menjadi fondasi cerita Cocote Tonggo, film komedi terbaru garapan Bayu Skak yang siap tayang di bioskop mulai 15 Mei 2025.
Dengan latar khas kota Solo dan selera humor wong ndeso yang renyah, film ini menjanjikan pengalaman menonton yang menghibur sekaligus menyentuh.
Cocote Tonggo mengisahkan kehidupan pasangan Luki dan Murni—pasutri penjual jamu kesuburan yang menjadi bahan omongan tetangga karena belum juga diberi momongan.
Tekanan dari lingkungan sekitar membuat mereka melakukan berbagai cara demi mempertahankan reputasi dan kelangsungan bisnis keluarga.
Namun, bukannya solusi, upaya-upaya itu justru memunculkan kekacauan dan adegan-adegan komedi yang relate dan menggugah.
Baca Juga: Sinopsis Film 'Pengepungan di Bukit Duri', Karya Anyar Joko Anwar Rilis 17 April 2025
“Film ini memang dibungkus dengan komedi, tapi isinya sangat membumi. Kita sering lihat atau bahkan mengalami sendiri tekanan dari masyarakat karena belum menikah, belum punya anak, atau pilihan hidup lainnya,” ujar Bayu Skak dalam konferensi pers, Selasa (15/4/2025).
Berbeda dari komedi urban yang umum ditemui di layar lebar, Cocote Tonggo berani mengangkat dinamika khas masyarakat Jawa, khususnya kehidupan bertetangga di kota Solo.
Syuting dilakukan di kawasan Laweyan dan sejumlah lokasi ikonik di Solo, memperkuat kesan lokal yang autentik.
Penggunaan Bahasa Jawa Mataraman dalam sejumlah dialog membuat film ini terasa lebih akrab bagi penonton Jawa, namun tetap mudah dipahami oleh khalayak luas berkat penyutradaraan yang rapi dan dialog yang kontekstual.
Selain Bayu Skak yang juga berperan di film ini, Cocote Tonggo turut menghadirkan aktor-aktor ternama seperti Dennis Adhiswara, Ayushita, dan Asri Welas.
Mereka memainkan karakter tetangga yang unik, menyebalkan, sekaligus menggemaskan. Tak ketinggalan, kehadiran Yati Pesek dan Sundari Soekotjo memberikan warna khas lawas yang mengundang nostalgia.
Film ini merupakan hasil kerja sama SKAK Studios—yang dikenal lewat Yowis Ben dan Lara Ati—dengan Tobali Film, yang kembali ke dunia film layar lebar setelah 10 tahun.
Kombinasi pengalaman dan semangat muda membuat Cocote Tonggo terasa segar, namun tetap menyentuh sisi emosional penonton.