Review Film It Ends With Us (2024): Antara Cinta, Trauma, dan Pilihan yang Sulit

photo author
Greg Satria, Klik Saja
- Jumat, 27 Desember 2024 | 17:56 WIB
Film It Ends With Us./net
Film It Ends With Us./net

Baca Juga: Review Film Moana 2 (2024), Panggilan Leluhur, Babak Baru Perjalanan Moana

Ketika Cinta Berubah Luka dan Pilihan Sulit Menghadang

Babak kedua film ini mulai menunjukkan dinamika hubungan Lily dan Ryle yang semakin kompleks. Ryle, yang awalnya tampak sempurna, mulai menunjukkan sisi posesif dan mudah marah.

Perilaku Ryle ini mengingatkan Lily pada trauma masa lalunya. Puncaknya, Lily mengalami kekerasan dalam rumah tangga dari Ryle. Adegan-adegan KDRT digambarkan dengan cukup realistis dan memberikan dampak emosional bagi penonton.

Di tengah situasi yang sulit tersebut, Atlas kembali hadir sebagai sosok yang memberikan dukungan dan pengertian bagi Lily. Kehadiran Atlas semakin membuat Lily dilema. Ia harus memilih antara tetap bertahan dalam hubungan yang abusive dengan Ryle atau kembali ke pelukan cinta pertamanya, Atlas.

Pergulatan batin Lily dalam menghadapi pilihan yang sulit inilah yang menjadi inti dari cerita ini.

Baca Juga: Review Film Being Maria (2024), Festival Film Cannes, Kontroversi, dan Luka Maria Schneider di Balik Layar!

Profesionalisme di Tengah Badai

Terlepas dari kontroversi di balik layar, Blake Lively menunjukkan profesionalismenya dengan tetap memberikan performa yang solid sebagai Lily Bloom.

Ia berhasil memerankan karakter Lily dengan kompleksitas emosi yang berlapis, dari seorang wanita yang optimis dan penuh harapan, hingga seorang wanita yang ketakutan dan terluka.

Penonton dapat merasakan pergulatan batin Lily dengan baik, terutama dalam adegan-adegan yang emosional dan intens.

Secara keseluruhan, It Ends With Us (2024) adalah sebuah film yang mengangkat isu penting tentang kekerasan dalam rumah tangga dan kompleksitas hubungan. Film ini berhasil menggambarkan bagaimana trauma masa lalu dapat mempengaruhi pilihan dan keputusan seseorang dalam hubungan.

Meskipun beberapa penonton mungkin merasa bahwa film ini terlalu melodramatis, pesan yang ingin disampaikan tentang pentingnya keluar dari hubungan yang abusive tetap tersampaikan dengan baik.

Adaptasi dari novel Colleen Hoover ini, syukurnya dilakukan dengan baik oleh Justin Baldoni lewat memindahkan esensi cerita ke layar lebar. Meskipun ada beberapa perbedaan, inti cerita dan pesan yang ingin disampaikan tetap terjaga. 

It Ends With Us (2024) adalah sebuah film yang akan membuat Anda berpikir dan merenung tentang arti cinta, trauma, dan pilihan yang sulit.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Greg Satria

Sumber: IMDb, Rotten Tomatoes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X